“Kita akan mengupayakan ya. Catat, mengupayakan agar dibangun fly over disini (Simpang Ciawi),” tegasnya.
Selain fly over, lanjut Dia, Kementrian Perhubungan juga akan mengupayakan agar tak jauh dari simpang Ciawi ini dibangun terminal.
“Kalau tidak ada terminal pasti akan terjadi kayak begini krodit tidak beraturan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, simpang Ciawi ini pintu depan mengintegrasikan empat wilayah kota dan kabupaten, di antaranya, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur.
Kesemrawutan di simpang Ciawi disebabkan beberapa faktor, faktor pertama, banyaknya angkutan umum dari mulai angkutan kota (Angkot) lalu transfortasi angkutan kota angkutan provinsi (AKAP) dan bahkan angkutan preman berplat hitam rute UKi hingga Tanjung priok,” Maka akan kita benahi bersama,” pungkasnya. (Wan)






