“Salah satunya dengan melakukan simulasi penerapan traffick light, penataan taman, menyediakan sarana fasilitas khusus Pedagang Kaki Lima (PKL), ” tandasnya.
Ia juga berharap, saat dilakukan relokasi tidak menimbulkan konflik, karena menyangkut masalah kegiatan ekonomi masyarakat.
“Agar penataan kawasan Ciawi ini berjalan optimal,” harap nya.
Ditempat yang sama, Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen) Budi Setiadi menyampaikan, bahwa penataan Simpang empat Ciawi ada beberapa poin.
Simpang Ciawi, sebagai tempat naik atau turunnya penumpang angkutan umum atau Bus.
“Sudah bertahun-tahun Ciawi tidak memiliki terminal, sebagai tempat naik turunnya penumpang.”
“Hal ini juga menyebabkan terjadinya kemacetan lalu lintas hingga harus segera dipikirkan oleh pemerintah,” Imbuhnya.
Kepada wartawan Budi menerangkan, sebagai upaya solusi menata simpang Ciawi.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






