Home / Hot News / Uncategorized

Jumat, 27 November 2020 - 16:33 WIB

Tingkat Literasi Masyarakat Rendah, Inilah 6 Dampak Buruknya

Alokasi waktu membaca orang Indonesia per hari rata-rata hanya 30-59 menit. /pixabay.com/455992.

Alokasi waktu membaca orang Indonesia per hari rata-rata hanya 30-59 menit. /pixabay.com/455992.

RADAR BISNIS – Dibandingkan negara-negara lain di dunia, tingkat literasi anak-anak dan orang dewasa di Indonesia tergolong rendah. Sebut saja, alokasi waktu membaca orang Indonesia per hari rata-rata hanya 30-59 menit. 

Masih kurang dari satu jam. Sedangkan, jumlah buku yang dibaca tuntas per tahun rata-rata hanya 5-9 buku (Perpusnas, 2017). 


Sementara standar UNESCO meminta agar waktu membaca tiap orang sekitar 4-6 jam per hari. Sementara masyarakat di negara maju rata-rata menghabiskan waktu membaca 6-8 jam per hari. Anehnya, orang Indonesia mampu menghabiskan waktu 5,5 jam sehari untuk bermain gawai atau gadget.

Baca Juga :  Badan Kerja Sama Antar Parlemen Dukung Jakabaring Sport City Gelar Piala Dunia U-20

Laporan “Skills Matter” dari OECD (2016) menyebut tingkat literasi orang dewasa di Indonesia berada pada posisi terendah dari 40 negara yang mengikuti program ini. 

Hanya 1% orang dewasa di Jakarta yang memiliki tingkat literasi yang memadai (Level 4 dan 5);  mengintegrasikan, menafsirkan, dan mensintesis informasi dari teks yang panjang dan hanya 5.4% orang dewasa di Jakarta memiliki tingkat literasi pada level 3, yaitu dapat menemukan informasi dari teks yang panjang. Itu artinya, orang dewasa hanya terbiasa dengan bacaan dan informasi yang pendek. Bukan buku bacaan.  

Baca Juga :  Tingkatkan Perekonomian Warga Melalui Objek Wisata, Pemerintah Desa Bakal Tata Setu Kemang

Ternyata, kemajuan zaman dan teknologi canggih tidak berbanding lurus dengan meningkatnya kebiasaan membaca orang. Era digital dan revolusi industri 4.0 pun tidak menjamin tegaknya budaya literasi di Indonesia. 

Bahkan orang makin kaya pun belum tentu makin peduli pada budaya literasi. Justru sebaliknya, di era serba digital dan revolusi industri ini, faktanya makin banyak orang malas membaca, makin malas menulis. Perilaku baca makin terpinggirkan, budaya literasi kian dikebiri. 

Baca Juga :  Kronologi Anggota Polri Diserang Hingga 6 Pengikut Habib Rizieq Ditembak Mati

Share :

Baca Juga

Hot News

ASN Tidak Boleh Terlibat dalam Organisasi Terlarang, Bisa Dipecat Tidak Hormat

Hot News

Jabar Siapkan 15 Lokasi Hotel dan Gedung Sebagai Ruang Isolasi Covid-19

Hot News

Sensasi Berenang di Tengah Hutan Bukanlah Fantasi, Temukan di Lembah Tepus Pamijahan

Hot News

Jadi Calon Kapolri Pilihan Presiden Jokowi, Ini Pernyataan Komjen Listyo Sigit Prabowo

Hot News

Laskar FPI Tewas Ditembak, Berikut Alasan Pangdam Jaya Hadir ke Polda Metro Jaya

Hot News

17 DOB Digadangkan Bakal Terbentuk, Bogor Selatan Salah Satunya

Hot News

Terkait Tewasnya 6 Laskar FPI, Rekonstruksi Kasus KM 50 Masih Belum Final

Hot News

Keluar dari Ruang Pemeriksaan, Habib Rizieq Akhirnya Ditahan