Melihat, jika polisi melihat sesuatu hal yang tidak sesuai dengan Prokes agar segera melapor, Membina dalam hal ini cakupannya lebih luas, bisa melakukan sosialisasi, bisa menegakkan disiplin dan lainnya, Membantu yakni apa yang bisa diberikan kepada masyarakat, dan terakhir Mengkoordinasikan yakni berharap polisi RW ini bisa bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
“Kami juga mendorong program Pemkot Tim Elang dan Tim Merpati sehingga kita bisa bersama-sama ‘belanja’ masalah dan setiap Rabu akan dilakukan kunjungan langsung ke lapangan.”
“Kami mohon dukungan dari semua untuk memberikan pelayanan terbaik bagi Kota Bogor,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, ia melihat ada satu ironi yang telah terjadi di Kota Bogor yakni di sisi lain lonjakan Covid-19 terus naik dan semakin ganas, namun di sisi lain kepedulian warga semakin turun dan semakin tidak peduli.
“Ini perang, kita tidak boleh kalah perang, kalau warganya jenuh Wali Kota, Kadis, Camat, Lurah, Polri, TNI tidak boleh jenuh.”
“Kalau pemimpinnya menyerah apalagi warganya. Jadi saya melihat bahwa rumus kita terhadap perang ini harus betul-betul kita kerjakan bersama-sama,” tegasnya.
Bima Arya melanjutkan, kekalahan akan terjadi ketika mayoritas warga terjangkit Covid-19 dan rumah sakit kolaps hingga tidak bisa menampung pasien. Sebaliknya akan menang jika vaksin berhasil dan dapat menurunkan angka positif dan terjadi nol kasus dengan stabil.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






