Home / Kabar Bogor

Senin, 28 Desember 2020 - 21:25 WIB

Pernah Ambruk, Warga Leuwimekar Minta Pemkab Bogor Segera Bangun TPT

Warga Kampung Sukamanah meminta Pemkab Bogor untuk segera membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) tebingan dilingkungan Desa Leuwimekar. /Dok. Apakabarbogor.com/Andri.

Warga Kampung Sukamanah meminta Pemkab Bogor untuk segera membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) tebingan dilingkungan Desa Leuwimekar. /Dok. Apakabarbogor.com/Andri.

APAKABAR BOGOR РPuluhan warga Kampung Sukamanah yang rumahnya tidak jauh dengan tebingan dilingkungan RT 01 dan RT 02 RW 09, Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang  meminta Pemkab Bogor untuk segera membangun Tembok Penahan Tanah (TPT).

Pasalnya, sepanjang tebing tersebut sejak lama pernah terjadi ambruk  namun hingga kini Pemkab Bogor belum juga membangun TPT tersebut.Ratih (45) warga sekitar yang rumahnya berdekatan dengan tebing meminta kepastian Pemkab Bogor kapan TPT ini segera dibangun.

Baca Juga :  Begini Cara Pemdes Hambaro Cegah Stunting dan Wujudkan Desa Sehat Sejahtera

“Kejadian longsornya memang  sudah lama banget namun tindak lanjut dari pemerintah untuk bangun TPT sampai saat ini tidak ada,” kata Ratih kepada Media ini kemarin.

Bahkan Sekretaris Desa Leuwimekar Ade Umyana, menyebutkan bahwa  terjadi longsor atau ambruk tebingan tersebut sudah lama pada tahun 2007.

Baca Juga :  Publikasi Kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor Tahun 2021

“Keberadaan tebingan di atasnya dipenuhi rumah warga dan juga ada warga yang rumahnya tinggal dibawah tebingan, sepanjang 150 meter dengan ketinggian sekitar 6 meter, namun  yang paling urgen yang harus dibangun TPT sekitar 50 meter,” kata Sekeretaris Desa Leuwimekar.

Lebih lanjut, Ade menerangkan, waktu itu curah hujan yang cukup tinggi kemudian resapan air yang besar kemudian tanah itu menimpa rumah warga yang berada dibawahnya.

Baca Juga :  Warga Kabupaten Bogor Bagian Utara Sambut Gembira Rencana Pembangunan RSUD

“Rumah warga yang tertimpa material longsoran, itu rumah milik ketua RT namanya pak Endi alias Cipluk Kondisinya waktu itu sudah tidak bisa dihuni karena sebagian rumahnya hancur,” terang Ade.

Share :

Baca Juga

Hot News

ACT Cabang Bogor Kirim Bantuan ke Sulawesi Barat, Wakil Wali Kota Bilang Begini

Kabar Bogor

Mudahkan Pelayanan Kepada Masyarakat, Bupati Resmikan SLRT Graha Pancakarsa

Kabar Bogor

Pastikan Warga Patuhi Prokes, Petugas Gabungan Pantau Tempat Wisata di Kemang

Kabar Bogor

Banyak Pengendara Roda Dua Terjatuh Gara-gara Jalan Berubah Jadi Warna Coklat

Kabar Bogor

Pemerintah Desa Parakan Jaya Salurkan BLT-DD ke 177 Keluarga Penerima Manfaat

Kabar Bogor

Sumringah, Ratusan KPM di Desa Pasir Eurih Terima BPNT

Kabar Bogor

Desa Banjarwaru Fokus kejar Target Pembangunan, Gotong Royong Bisa Jadi Andalan

Kabar Bogor

Giant Supermarket Cuci Gudang, Polsek Cileungsi Antisipasi Lonjakan Pengunjung