“Masterplan ini berguna untuk melengkapi perencanaan agar pada saat anggaran di mulai bisa mencari dan mengajukan dana ke pusat atau provinsi dan juga dari APBD, karena untuk membangun wisma atlet ini dibutuhkan sekitar Rp 298 Miliar,” jelasnya.
Ia menambahkan, wisma atlet ini diperuntukkan bagi tempat menginap para atlet sekaligus sebagai sports center dengan fasilitas gedung tiga lantai, kolam renang, tempat menembak, dan lainnya sehingga saat ada pertandingan atau kejuaraan atlet bisa lebih konsentrasi.
“Wisma atlet sekarang di GOR sudah tidak layak dan tidak memadai untuk dijadikan wisma.”
“Semoga 2022 sudah ada tahapan pembangunan, karena di 2026 Kota Bogor akan jadi tuan rumah Porda Jawa barat, ada waktu untuk mencicil pembangunan wisma atlet,” imbuhnya.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, pemberian penghargaan ini ada tiga arti.
Yakni pertama, menunaikan janji menghormati prestasi, berjanji jika ada prestasi maka akan ada apresiasi.
“Walaupun prosesnya agak lama, terutama untuk Devia Rosmaniar, namun sekarang bisa terealisasi,” katanya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






