“Rumah mewah yang ada di sosmed tersebut lokasinya di Jakarta Timur dan itu rumah orang yang akan dijual, bukan rumah gratifikasi untuk Anies. Jangan pakai cara-cara sesat dan fitnah seperti itulah,” tukas Agus.
Penggagas dan pendiri FWPJ ini pun meminta pada Ferdinand agar meminta maaf pada Gubernur DKI Anies Baswedan. “
Atas cuitannya yang berbau provokasi jahat terhadap Anies, Ferdinand sudah semestinya minta maaf. Jangan sampai, nanti teman-teman, melaporkan Ferdinand ke polisi atas cuitan jahat dan perbuatan tidak menyenangkan serta pencemaran nama baik terhadap Anies,” tegasnya.
Agus menambahkan, FWPJ sendiri akan terus mengawal dan mengkritisi kebijakan Anies jika tidak pro-rakyat Jakarta.
“Kalau Anies benar dan program-programnya bagus untuk warga Jakarta ya kita dukung. Termasuk, kalau beliau difitnah seperti saat ini, ya FWPJ tentu membela yang haq (benar).”
“Tapi, kalau Pak Anies tidak pro-rakyat ya harus kita kritisi supaya lurus jalannya pemerintahan di DKI ini. Jadi, fair itu namanya,” jelas pria alumni Fakultas Sastra Universitas Indonesia (FSUI) itu.
Sebagaimana diketahui, cuitan Ferdinand Hutahaean membuat heboh jagat raya di IG. Ferdinand me-retweet postingan sebuah foto rumah mewah.






