Butuh Perhatian, Begini Nasib Oji Penderita Gizi Buruk di Sukajaya

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 30 Maret 2021 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sementara itu Kader Desa Sipayung Yuyun mengatakan, Muhamad oji (6) menderita gizi buruk sejak usia 6 bulan, keluarga oji membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah. Saat di ketahui oji menderita gizi buruk usia 6 bulan namun, himpitan ekonomi manjadi kendala. “Dulu sempet bawa k RSUD leuwliang karna orang tuanya ga punya biyaya jadi dibawa pulang lagi,” ujarnya

Menurutnya, Oji mendapatkan bantuan dari kepala desa saja, itu pun hanya untuk beli bubur sun untuk asupan makan, Karna oji hanya memakan asupan bubur sun. 

“Setiap bulan saya ambil uang sebesar 70 ribu dari Ibu kepala desa itu juga kadang kurang, jadi kadang juga ibu nya terpaksa harus ngutang dulu ke warung, kara Oji suka menolak makanan yang lain, maunya bubur sun saja tidak mau makanan lain, diberi susu pun tidak mau” tuturnya.

“Ya saya kader nya  di Desa Sipayung, kadang Ibu kepala desa memberikan uang 70 ribu perbulan untuk membeli Sun untuk asupan makan oji. Semenjak saya manjadi kader tidak pernah pihak pukesmas dan Pemerintah Kecamatan  datang ke sini untuk melihat kondisi Oji, Kadang saya merasa kasihan karena Oji suka nangis di tempat rame dan kalau dibawa keluar rumah Oji tidak mau karna Malu mungkin,”ungkap Yuyun

Sementara itu Kepala Puskesmas Sukajaya Darwin Navis, saat dikonfirmasi mengatakan, akan terus memonitor asupan gizi oji agar kesehatannya setabil, karna ini tanggung jawab lintas sektoral, bukan hanya Puskesmas saja, Pemerintah Desa dan kecamatan juga sama, ini jelas liding sektornya harus terus berjalan.

”Saya baru tau hari ini ada yang memiliki riwayat penyakit gizi buruk karna saya baru seminggu jadi Kepala Puskesmas di Sukajaya, akan tetapi kasus gizi buruk  ini akan saya tindak lanjuti melalui bidan desa untuk terus memonitor setiap bulannya terkait asupan gizinya,”imbuhnya

Lanjut dia, menurut keterangan bidan desa nya, ini kasus lama tahun 2015 sempet ditangani oleh pihak kesehatan namun, pihak keluarga menolak karna kurang biaya, pihaknya pun sudah melakukan pengajuan BPJS agar meringankan keluarga oji.

Berita Terkait

PT Antam UPBE Pongkor Mengucapkan HUT Republik Indonesia 81
Kolaborasi Dinsos Kabupaten Bogor dan LAZ Rabbani Percepat Distribusi Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan
KPK Siap Dukung Diklat Antikorupsi PPWI Kabupaten Bogor untuk Perkuat Peran Pewarta dalam Pengawasan Publik
Kakan Kabupaten Bogor I: Laporkan Kalau Ada Petugas yang Meminta Uang, Akan Saya Tindak Tegas
PT Antam Tbk UBPE Pongkor Ikut Meriahkan Hari Jadi Bogor ke-544
Dinas Sosial Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Hari Jadi Bogor 544
PT Antam UPBE Pongkor Mengucapkan Selamat Hari Jadi Bogor 544
Jajaran Direksi dan Segenap Staf/Karyawan Pt Antam Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:48 WIB

PT Antam UPBE Pongkor Mengucapkan HUT Republik Indonesia 81

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:34 WIB

Kolaborasi Dinsos Kabupaten Bogor dan LAZ Rabbani Percepat Distribusi Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:13 WIB

KPK Siap Dukung Diklat Antikorupsi PPWI Kabupaten Bogor untuk Perkuat Peran Pewarta dalam Pengawasan Publik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:16 WIB

Kakan Kabupaten Bogor I: Laporkan Kalau Ada Petugas yang Meminta Uang, Akan Saya Tindak Tegas

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:52 WIB

PT Antam Tbk UBPE Pongkor Ikut Meriahkan Hari Jadi Bogor ke-544

Berita Terbaru