Berantas Buta Aksara di Bogor, Cara Ini yang Dilakukan TBM Lentera Pustaka

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 25 April 2021 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Selaku penggagas GEBERBURA, TBM Lentera Pustaka tetap jalankan aktivitas rutin berantas buta aksara. Agar kaum ibu di sini benar-benar melek baca dan tulis. Dan sekarang kita perkuta dengan inklusi sosial melalui aktivitas pemberdayaan ekonomi berupa koperasi simpan pinjam yang baru dimulai awal April 2021 ini. Hal ini sekaligus memperkuat peran taman bacaan dalam meningkatkan kualitas SDM kaum ibu melalui gerakan literasi, di aktivitas ekonomi kewargaan,” ujarnya.

Untuk itu patut diketahui, Syarifudin Yunus menjelaskan, peserta GEBERBURA tergolong sudah berumur, di kisaran 45-65 tahun selama ini memang tidak memiliki akses belajar membaca dan menulis sejak puluhan tahun. Karena itu, mulut dan lidahnya sangat sulit menyebut huruf, bahkan tangannya pun kaku saat harus menulis di buku.

Maka gerakan berantas buta aksara yang dijalankan sama sekali tidak mudah. Apalagi kegiatan belahar bersifat informal, perlu cara kreatif dalam kegiatan belajarnya. Seperti tiap datang belajar, peserta pun diberi “hadiah” berupa seliter eras atau mis instan untuk memotivasi agar tetap rajin datang belajar baca tulis.

“Melalui metode Be-Nang (belajar menyenangkan), kaum buta huruf dilatih untuk mau belajar tanpa malu, belajar baca tulis tanpa rasa gengsi. Maklum, kaum buta huruf ini sudah terlalu “nyaman” tidak bisa baca tidak bisa tulis. Untuk itu, inklusi sosial pun diterapkan agar dapat mengintegrasikan keadaan masing-masing warga belajar dengan budaya, nilai kearifan lokal, dan target yang ingin dicapai. Yaitu terbebas dari belenggu buta huruf, di samping tetap punya kemauan belajar di usia lanjut,” bebernya.

Kini, kata Syarifudin Yunus, ibu-ibu yang tergabung dalam GEBERBURA sudah terlatih untuk mengenal huruf dan angka, meng-eja suku kata dan kata, dan menulis kalimat. Tentu, proses belajar dijalani dengan cara santai sambil diselingi guyonan. Maka gerakan memberantas buta huruf, memang tidak semudah membalik telapak tangan.

Sekalipun di tengah era digital dan revolusi industri yang digaungkan banyak pihak. TBM Lentera Pustaka tetap fokus memperkuat gerakan berantas buta aksara berbasis inklusi sosial. Dengan memberikan perhatian khusus pada pelibatan aktif setiap individu dalam kegiatan belajar dan aktivitas koperasi.

“Maka di momentum bulan puasa kali ini, TBM Lentera Pustaka pun mengajak seluruh pihak untuk lebih peduli kepada kaum buta aksara. Agar dapat membaca dan menulis agar lebih terhormat di mata anak-anaknya. Mampu mengubah niat baik jadi aksi nyata,” tandasnya. (Haidy)

Berita Terkait

PT Antam UBPE Pongkor Bantu Korban Bencana Banjir di Kecamatan Cigudeg dan Jasinga
Dugaan Praktik Jual Beli Jabatan ASN Kabupaten Bogor Uji Komitmen Reformasi Birokrasi dan Integritas Aparatur
PT Antam Tbk UBPE Pongkor Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
PT Antam Tbk UBPE Pongkor Bagikan 1850 Paket Sembako
Kajari Bogor Tegaskan Komitmen Profesionalisme Jaksa Saat Audiensi dengan PPWI untuk Transparansi Penegakan Hukum
PT Antam UBPE Pongkor Gelar Buka Bersama dan Berikan Santunan Kepada Anak Yatim
Tim Puslabfor Bareskrim Olah TKP Kebakaran dan Insiden Asap di Area Underground Mining PT Antam UBPE Pongkor
Publikasi Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2025

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 11:54 WIB

PT Antam UBPE Pongkor Bantu Korban Bencana Banjir di Kecamatan Cigudeg dan Jasinga

Senin, 6 April 2026 - 15:09 WIB

Dugaan Praktik Jual Beli Jabatan ASN Kabupaten Bogor Uji Komitmen Reformasi Birokrasi dan Integritas Aparatur

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:18 WIB

PT Antam Tbk UBPE Pongkor Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:27 WIB

PT Antam Tbk UBPE Pongkor Bagikan 1850 Paket Sembako

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:07 WIB

Kajari Bogor Tegaskan Komitmen Profesionalisme Jaksa Saat Audiensi dengan PPWI untuk Transparansi Penegakan Hukum

Berita Terbaru