Bagikan Donasi Pangan Berlebih, Bapanas Edukasi Masyarakat Pentingnya Gerakan Selamatkan Pangan

- Pewarta

Selasa, 18 Maret 2025 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bapanas Edukasi Masyarakat Pentingnya Gerakan Selamatkan Pangan. (Dok. Bapanas)

Bapanas Edukasi Masyarakat Pentingnya Gerakan Selamatkan Pangan. (Dok. Bapanas)

BOGOR – Food Loss and Waste (FLW) atau saat ini lebih sering disebut Susut dan Sisa Pangan (SSP), di Indonesia telah menjadi isu yang mendesak dan memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak.

Karena dampak yang ditimbulkan tidak hanya terbatas pada ekonomi, tetapi juga mencakup aspek gizi serta lingkungan.

Gerakan Selamatkan Pangan (GSP) merupakan upaya pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dalam upaya pencegahan pangan berlebih berpotensi menjadi sisa pangan,

GPS relah diinisiasi Bapanas sejak tahun 2022 terus digencarkan dengan melibatkan seluruh mitra pentahelix yaitu akademisi, bisnis, masyarakat, pemerintah, dan media massa.

Dalam keterangannya pada Senin (17/3/2025), Direktur Kewaspadaan Pangan Bapanas, Nita Yulianis menyebutkan komitmen Bapanas.

Bahwa untuk menyelamatkan pangan melalui dua pendekatan utama, yaitu mencegah pemborosan pangan.

Melalui penetapan kebijakan dan sosialisasi/promosi/advokasi dan fasilitasi aksi penyelamatan pangan berkolaborasi dengan mitra donatur dan bank pangan/penggiat penyelamatan pangan

“Seperti yang terjadi pada hari ini kami turut berkontribusi dalam kegiatan Balkot Ramadan Fest di Kota Bogor, melakukan promosi dan sosialisasi gerakan selamatkan pangan.”

“Dengan menggunakan food truck stop boros pangan dan juga promosi kepada masyarakat mengenai pentingnya donasi pangan,” terang Nita.

“Melalui sosialisasi ini kami berharap agar masyarakat mendapat pemahaman serta berperan aktif dalam mengatasi masalah pangan berlebih, hal itu harus dimulai dari diri sendiri” sambung Nita.

Lebih lanjut, Nita Yulianis menegaskan Badan Pangan Nasional akan terus mendorong dan mendukung pemda untuk menggencarkan Gerakan Selamatkan Pangan: Stop Boros Pangan.

“Penyebarluasan Gerakan Selamatkan Pangan sejak tahun 2022 disambut baik oleh pemerintah di tingkat daerah.”

“Hal ini terbukti dengan munculnya praktik – praktik baik upaya penyelamatan pangan dan komitmen kepala daerah.”

“Melalui instruksi dan surat edaran kepala daerah tentang pentingnya mencegah dan mengurangi susut dan sisa pangan”, tambah Nita.

Sejak tahun 2023, sebanyak 14 provinsi dan 16 kabupaten/kota yang telah mengeluarkan instruksi ataupun surat edaran mengenai pentingnya mencegah dan mengurangi susut dan sisa pangan. .

“Kami mengapresiasi Pemda Kota Bogor yang memiliki komitmen untuk menggencarkan gerakan ini, dengan inisiasi penyusunan Surat Edaran Walikota.”

“Terkait penyelamatan pangan, semoga dapat megadvokasi para pihak di Kota Bogor untuk melakukan upaya penyelamatan pangan” ujar Nita.

Menurut Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi dalam keterangan terpisah, penanganan pangan berlebih merupakan langkah konkret yang dapat dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat.

“Dengan memahami dan mendukung Gerakan Selamatkan Pangan, kita bukan hanya menghemat sumber daya.”

“Tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan ketahanan pangan yang lebih kuat bagi bangsa ini,” ungkapnya.

Sementara itu Walikota Bogor, Dedie A Rachim saat mengunjungi Food Truck Stop Boros Pangan mengapresiasi gerakan selamat pangan ini.

“Saya setuju dengan gerakan ini, memang kita harus bijak dalam berbelanja dan bijak konsumsi pangan sehingga mengurangi potensi pangan berlebih,” tuturnya.

Gerakan Selamatkan Pangan mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Yang tidak hanya berfokus pada ketersediaan pangan, tetapi juga pada pengelolaan pangan yang efisien dan merata.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Businesstoday.id dan Tambangpost.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Hello.id dan Topiktop.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hellobekasi.com dan Surabaya.on24jam.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

PT Antam Mengucapkan Selamat Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1417 H
PT Antam UPBE Pongkor Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2026
Unit Bisnis Pongkor Galang Solidaritas, Karyawan dan Keluarga ANTAM Kompak Bantu Korban Bencana Sumatera
ANTAM UBPE Pongkor Bersinergi dengan Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH dalam Tanggap Bencana Sumatera
Media Hallo.id Hadirkan Layanan Khusus Galeri Foto Perusahaan
Peran Press Release Berbayar untuk Kampanye Bisnis yang Terukur dan Kredibel
Pt Antam Mengucapkan Selamat HUT Kemerdekaan RI ke-80
Bibit Sapi Unggul Dari Banyumas Dorong Swasembada Susu dan Ekonomi Desa

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 07:42 WIB

PT Antam Mengucapkan Selamat Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1417 H

Kamis, 1 Januari 2026 - 07:30 WIB

PT Antam UPBE Pongkor Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2026

Senin, 8 Desember 2025 - 13:10 WIB

Unit Bisnis Pongkor Galang Solidaritas, Karyawan dan Keluarga ANTAM Kompak Bantu Korban Bencana Sumatera

Minggu, 7 Desember 2025 - 12:55 WIB

ANTAM UBPE Pongkor Bersinergi dengan Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH dalam Tanggap Bencana Sumatera

Kamis, 21 Agustus 2025 - 07:19 WIB

Media Hallo.id Hadirkan Layanan Khusus Galeri Foto Perusahaan

Berita Terbaru

Pers Rilis

Elong Hotel Technology Perkuat Strategi “Eco-Going Global”

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:24 WIB