APAKABAR CIAMPEA – Pada Tahun 2012 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berupaya serius melakukan pemulihan lahan terkontaminasi limbah B3 pembakaran aki bekas di Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

KLHK telah memfasilitasi pembersihan pada lahan terkontaminasi limbah B3 di Desa Cinangka.

Selain itu, dampak dari pencemaran limbah bekas pembakaran aki bekas membuat air sumur warga terkontaminasi limbah B3 menjadi tidak layak digunakan.

Yayasan Trah Manshur berhasil menciptakan pembangunan sarana air bersih di wilayah Desa Cinangka.

Sejak Tahun 2013 Yayasan Trah Manshur, yang dipimpin Azhar Siroj hadir sebagai mitra masyarakat dan membantu mengatasi permasalahan air bersih.

“Dengan memanfaatkan potensi yang ada di desa kami mengatasi permasalahan mereka baik air bersih maupun air sebagai penunjang mereka dalam bercocok tanam,” ungkap Azhar.

Azhar pun menjelaskan, Yayasan yang dikelolanya bertujuan untuk penyediaan air bersih (sehat) bagi masyarakat yang terkena dampak limbah B3. sehingga air layak di konsumsi.

“Alhamdulillah kami telah menyalurkan air bersih melalui sambungan pipa air ke1200 rumah warga, tiga Masjid, tiga musholla dan dua Pesantren,”pungkasnya.

Ditempat terpisah, Kesra Desa Cinangka, Taupik Hidayat mengapresiasi pengelolaan air bersih yang dikelola oleh Yayasan Trah Manshur dengan demikian, keterbatasan anggaran pemerintah dalam menyediakan air bersih bagi masyarakat bisa teratasi.

“Sebelumnya banyak masyarakat yang sulit mendapatkan air bersih akibat dampak pencemaran dari pembakaran aki bekas, tapi masalah tersebut sudah teratasi dengan adanya pengelolaan air bersih yang digagas oleh pihak Yayasan,”singkatnya.(Haidy)