APAKABAR BOGOR – Thrifting atau yang sering disebut baju bekas impor ternyata masih banyak diburu di pasaran.
Bahkan kini telah menjadi primadona dari anak-anak muda yang gemar berburu atau populernya disebut thrifting.
Tidak harus ke pasar Senen Jakarta atau ke Bandung untuk triftiking untuk berburu pakaian import.
Di wilayah Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, lebih tepatnya di Kampung Wates dan masih di sekitaran jalan raya Atang Sanjaya-Rancabungur, ada toko baju import yang berkualitas dengan nama Nyimas Fashion Import.
“Kita buka toko ini baru 2 bulanan tapi allhamdullilah pangsa pasar di sini sudah bagus , karena di toko ini memang barang yang di datangkan dengan kualitas yang bagus, jadi pelanggan berbelanja pakaian di sini mendapatkan barang yang murah namun tidak murahan,” terang Isna salah seorang penjaga toko. Rabu, (6/07/2022).
Isna menerangkan, pakaian import bekas yang branded (merk terkenal) jadi buruan para pelanggan, dan menjadi salah satu penarik sehingga bisnis pakaian bekas menjadi salah satu bisnis yang memiliki ekonomis tinggi.
“Merk ternama atau branded jadi daya magic tersendiri di toko- toko baju imfort seperti ini, dan penjualannya pun hanya selisih sedikit saja dari yang biasa,” terangnya.
Mandra, salah seorang pelanggan asal Ciampea yang kebetulan sedang belanja saat media ini berkunjung, dirinya mengaku dengan uang Rp. 200 ribu sudah tampil modis.
“Saya senang dengan pakaian imfort, apalagi dengan budjet hanya Rp.200 ribu saja kita sudah punya celana, kaos dan jaket,” urainya. (Igon)






