Home / Hot News

Jumat, 8 Juli 2022 - 16:57 WIB

Warga Kampung Kandang Digegerkan dengan Penemuan Bayi Perempuan

Penemuan bayi berjenis kelamin perempuan di depan rumah warga, Kamis (7/7) sekira pukul 22.00 WIB./Dok Yon

Penemuan bayi berjenis kelamin perempuan di depan rumah warga, Kamis (7/7) sekira pukul 22.00 WIB./Dok Yon

APAKABAR BOGOR – Warga Kampung Kandang RT 01/05, Desa Semplak Barat, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor digegerkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin perempuan di depan rumah warga, Kamis (7/7) sekira pukul 22.00 wib.

Kapolsek Kemang Kompol Ari Trisnowati Setyoningsih membenarkan, bahwa pada hari Kamis, 7 Juli 2022 malam.

Pihaknya mendapat laporan penemuan bayi, dirinya langsung memerintahkan anggotanya untuk mengecek TKP.

“Betul Kamis malam ada penemuan bayi di depan rumah salah satu rumah warga. Tadi pagi bayi berjenis perempuan itu dibawa ke polsek. Dan kami langsung memanggil saksi-saksi. Dan hari ini juga ada perwakilan dari Dinas Sosial,” ujarnya di ruang kerjanya. Jum’at, 8 Juli 2022.

Baca Juga :  Sinovac Dituding Sebagai Vaksin Paling Lemah, Jubir Vaksinasi Covid Klarifikasi Begini

Masih kata Kapolsek, orang tua bayi malang itu sudah merencanakan menyimpan bayi di rumah orang tuanya, diketahui laki-laki tersebut warga setempat yang bekerja di jakarta. Karena kalut dan stres dirinya nekad melakukan hal tersebut.

“Baru diketahui bapak dan si ibu bayi itu bekerja di Jakarta. Dan si bayi dilahirkan di Jakarta secara cesar. Bingung untuk mengurus anaknya karena si ibu ada keterikatan kontrak dengan tempat kerjanya, bingung dan kalut akhirnya orang tua bayi itu menyimpan bayi itu di depan rumahnya,” kata Kapolsek.

Baca Juga :  PPKM Darurat, Pemkab Bogor Melarang Shalat Idul Adha di Masjid

Hari ini kami memanggil orang tua bayi sambung Kapolsek, beliau baru datang dari Jakarta dan langsung ke polsek, sedangkan si ibu bayi sedang bedres di kontrakannya, alasan pelaku menyimpan bayi dan tidak berani berterus terang karena ada beberapa pertimbangan.

Baca Juga :  Jalin Silaturahmi, DPAC Ciomas dan DPP Ormas PPBNI Satria Banten Gelar Buka Puasa Bersama

“Pertimbangan pertama ibunya pelaku sakit, neneknya punya sakit jantung, yang dia harapkan cuma bibinya, pelaku juga sudah menyiapkan kebutuhan bayi di dalam dus. Seperti susu, pempers, baju. Dan tidak ada niat untuk membuangnya, untuk unsur pidana jelas ada yang pertama melantarkan anak dibawah umur. Tapi kami tetap mengedepankan restorative justice demi anaknya,” tutup Kapolsek. (Yon)

Share :

Baca Juga

Hot News

Farhat Abbas, Ketua Umum Partai Negeri Daulat Indonesia : Presidential Threshold Pembajakan Demokrasi

Hot News

Keluarga Besar Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur Mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan 1442 Hijriah

Hot News

Presiden Jokowi Serahkan Bantuan Modal Kerja untuk Ringankan Beban di Saat Pandemi

Hot News

UPT Pemasyarakatan Kabupaten Bogor Tandatangani Perencanaan Zona Integritas

Hot News

The Palace Jeweler Hadirkan Koleksi Moela, Perhiasan Berlian Asli Mulai dari Rp999 Ribu

Hot News

Ekonomi Keluarga Terdampak Pandemi, Jadi Tantangan Berat Kaum Ibu

Hot News

Cadas Pangeran: Kisah Tentang Penindasan, Pengorbanan, dan Keberanian

Hot News

Apakabar Media Ajak Para Pehobi Fotografi untuk Tampilkan Karyanya di Media Online