APAKABARBOGOR.COM- Kelurahan Cisarua mendapat bantuan dari pemeritah provinsi Jawa Barat untuk mensejahterakan masyarakatnya.
Sebanyak 20 rumah yang tersebar di 5 rukun warga, mendapat bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), masing-masing sebesar 20 juta Rupiah.
Uang sebesar 20 juta tersebut, rinciannya adalah 17, 5 juta untuk material dan 2,5 juta untuk upah.
Sebelum pembangunan dilaksanakan, para Ketua RW dan para penerima bantuan sebanyak 20 orang mengikuti rapat terlebih dahulu.
Hal itu dikatakan oleh Lurah Cisarua Heru Hendrawan. Kamis, 21/09/2023.
“Pelaksanaannya melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat ( LPM),” tegasnya.
Senada, Kasie Pembangunan Kelurahan Cisarua Deden Azhar menjabarkan, Masyarakat cukup mendukung dengan adanya program tersebut, sehingga pekerjaan berjalan lancar.
“RTLH kali ini lebih condong ke masalah kontruksi yang harus kuat, dan pada umumnya rumah yang mendapatkan bantuan tersebut konstruksinya cukup kuat.
Tiang yang kokoh lantai dak yang dicor dengan besi sudah ditentukan ukurannya.
Baca Juga:
Sigenergy Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Didukung Investor Global Terkemuka
Pedoman Pertama tentang Penanganan Neuropati Perifer untuk Apoteker di Asia Pasifik
Ini dilakukan Pemprov Jabar supaya rumah rumah warga itu aman jika terjadi gempa,” imbuh Deden.
Dia juga menambahkan, RTLH di Kelurahan Cisarua ini yang jumlahnya sekitar 120 unit, sejak 3 tahun ini baru tertangani 20 unit, yang merupakan bantuan dari pemprov Jabar.
Sedangkan 4 unit akan menyusul bantuan dari Pemkab Bogor.
“Ada 4 rumah lagi yang akan mendapatkan bantuan, sumber dananya adalah dari pemerintahan kabupaten Bogor, dan kini masih menunggu turunnya bantuan itu,” pungkasnya.(dadang/ash)
Baca Juga:
CGTN: Pertukaran Budaya Mempererat Hubungan Persahabatan Tiongkok-Vietnam
Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang






