APAKABARBOGOR.COM –  Kampung ramah lingkungan (KRL)  di desa Ciadeg Kecamatan Cigombong, terkendala dengan adanya lokasi pembuangan sampah.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Desa Ciadeg, Wahyu. Kamis (23/05/2004)

Saat ini, desa Ciadeg terpaksa mengelola sampah dengan cara dibakar.

Diakuinya, pada KRL memang tidak diperbolehkan adanya sampah yang dibakar, namun untuk mengatasi persoalan sampah hal tersebut terpaksa dilakukan.

“iya betul, pendamping memang pernah bilang tidak boleh dibakar, namun saat ini kami memang belum memilki tempat hibah untuk penampungan sampah, warga inisiatif tiap harinya sampah dibakar,”bebernya, melalui sambungan aplikasi WA.

Hal serupa juga dikatakan oleh Ujang Munawar selaku pendamping lingkungan hidup pada kampung ramah lingkungan.

“Seharusnya sampah memang dikelola seperti dibuatkan Bank sampah atau sejenisnya, dan memang tidak boleh ada pembakaran sampah, karena bertentangan dengan konsep kampung ramah lingkungan yang memang predikat tersebut disandang oleh desa Ciadeg,”katanya.

Ujang  juga menambahkan sampai saat ini memang belum ada kerjasama untuk pengangkutan sampah di desa Ciadeg dengan pihak UPT kebersihan Ciawi.

” Jadi memang selama ini sampah yang ada dibakar,” pungkasnya. (ash)***