Home / Kabar Bogor

Rabu, 8 Juni 2022 - 15:10 WIB

Tak Kunjung Dibayar Ahli Waris Tutup Akses Perum De Raja Village Nagrak

Ahlis waris blokade akses jalan./Dok.Apakabarbogor.com./Dok.Yon

Ahlis waris blokade akses jalan./Dok.Apakabarbogor.com./Dok.Yon

APAKABAR BOGOR – Tidak kunjung dibayar dan dihapus dari perusahaan. Ahli waris lahan Perumahan De Raja Village di Kampung Bitung Wetan, Desa Nagrak, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor memblokade akses jalan masuk perumahan, Rabu 8/6/2022.

Salah satu ahli waris Hj Nenah mengatakan, di perusahaan ini dirinya menjabat Direktur Utama dimanipulasi dan mengeluarkan dirinya sebagai dirut tanpa ada pemberitahuan.

Dirinya sebagai ahli waris juga tidak mau dikerjasamakan atau dijual dengan pihak lain.

“Apalagi sampai saat ini belum dibayar juga oleh PT Mahesa, pokonya tidak mau dijual, saya dan ahli waris lain saat ini sudah melakukan laporan polisi, yang anehnya saya digosipkan menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp1 milyar padahal itu tidak benar,” ujarnya kepada wartawan di lokasi.

Baca Juga :  Ini Masalah yang Ditemukan Anggota DPRD Kab Bogor dalam Sidak Jembatan Cijujung

Masih kata Nenah, luas lahan yang menjadi sengketa seluas 1,9 hektare. Saat ini sudah ada yang dibangun sebanyak 46 unit bahkan ada yang sudah akad. Total bangunan keseluruhan yang sudah dibangun sudah ada 154 unit.

Baca Juga :  Ratusan Linmas Gelar Apel Siaga Sambut Bulan Suci Ramadhan

“Harapan saya kembali kepada ahli waris, pokonya tidak mau dijual apapun alasanya. Titik tidak mau dijual atau dikerjasamakan dengan pihak lain, dan untuk unit yang sudah dijual itu urusan konsumen dengan bank, dan dirut perusahaan Mahesa yang baru atas nama Hendra” paparnya.

Salah satu konsumen De Raja Village Mahonang Manurung menjelaskan, dirinya perwakilan dari konsumen berupaya mencari solusi bersama para ahli waris, sampai saat ini belum terlaksana, keinginan konsumen sangat mudah yaitu, kalau pembangunan ini tidak berlanjut kembalikan saja uang konsumen.

Baca Juga :  Warga Keluhkan Lampu PJU yang Rusak di Jalan Kapten Dasuki Bakri

“Kalau pun ini mau berlanjut kami sebagai konsumen siap saja dan diproses dengan aturan yang ada. Karena konsumen dimasalah ini terlepas dari permasalahan yang ada. Karena tahunya konsumen berhubungan dengan PT Mahesa yaitu didalamnya ada ahli waris, saya sudah mengeluarkan uang sebesar Rp70 juta. Saya sudah bersabar menunggu selama 6 tahun belum ada kejelasan sampai hari ini, harapanya uang kami cepat dikembalikan,” tukasnya. (Yon)

Share :

Baca Juga

Kabar Bogor

Hujan Intensitas Tinggi dan Longsor Sebabkan Banjir Bandang di Kabupaten Bogor

Kabar Bogor

KKS BPNT di Kolektif, Cairkan Sembako di Warung Tak Berizin Sebagai Penyalur Bansos

Kabar Bogor

Bupati Bogor Minta PUPR dan Dinsos Tangani Banjir, 300 Kepala Keluarga Dipastikan Dapat Bantuan

Kabar Bogor

Atap Rumah Warga Cigudeg dan Dramaga Diterjang Angin Kencang di Kabupaten Bogor

Kabar Bogor

Tata Kelola SDA di Kabupaten Bogor Harus Diperbaiki, Begini Argumentasi Rohmat Selamat

Kabar Bogor

Mayat Perempuan Tanpa Identitas yang Ditemukan di Pasir Angin Ternyata Warga Cimande Hilir

Hot News

Begini Kisah Guru Honorer Banting Setir Usaha Kostum Kucing Hingga Ekspor ke Amerika

Kabar Bogor

Nekat Mangkal Bulan Puasa, PSK dan Puluhan Remaja di Kemang Diciduk Satpol PP