STIHP Pelopor Bangsa Teguhkan Komitmen Akademik Lewat Sidang Proposal Mahasiswa Hukum

- Pewarta

Jumat, 18 April 2025 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah mahasiswa hukum STIHP Pelopor Bangsa Depok berfoto bersama dosen penguji usai mengikuti sidang proposal skripsi, Kamis (17/4/2025), di ruang perkuliahan utama kampus. Sidang ini menjadi tahap penting dalam proses akademik menuju gelar sarjana.

Sejumlah mahasiswa hukum STIHP Pelopor Bangsa Depok berfoto bersama dosen penguji usai mengikuti sidang proposal skripsi, Kamis (17/4/2025), di ruang perkuliahan utama kampus. Sidang ini menjadi tahap penting dalam proses akademik menuju gelar sarjana.

APAKABARBOGOR.COM – Sekolah Tinggi Ilmu Hukum dan Politik (STIHP) Pelopor Bangsa Depok terus menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan budaya akademik yang kuat.

Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah pelaksanaan sidang proposal skripsi bagi mahasiswa hukum tingkat akhir, yang digelar selama dua hari pada Rabu dan Kamis, 16–17 April 2025.

Sidang yang berlangsung di ruang perkuliahan utama ini bukan sekadar agenda rutin akademik, melainkan sebuah proses pembentukan karakter intelektual mahasiswa sebagai calon sarjana hukum.

Dengan mengenakan jas almamater dan penuh semangat, para mahasiswa secara bergiliran mempresentasikan rancangan skripsi mereka di hadapan tim penguji.

Tema-tema yang diangkat pun mencerminkan kepedulian terhadap isu-isu aktual di masyarakat, seperti keterbukaan informasi publik, keadilan sosial, dan dinamika birokrasi.

Dr. (Cand) Tatang, SE., SH., MH., selaku salah satu penguji, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting dalam mengasah pemahaman substansi, logika berpikir ilmiah, dan keberanian mahasiswa dalam mempertanggungjawabkan idenya.

“Ini adalah titik awal pembentukan integritas akademik. Mahasiswa harus mampu menghubungkan teori hukum dengan realitas sosial secara kritis. Kami tidak hanya menilai isi, tetapi juga kedalaman cara berpikir,” jelasnya.

Bagi mahasiswa, proses ini menjadi pengalaman emosional dan intelektual yang menantang.

Haidy Arsyad, salah satu peserta sidang, mengungkapkan rasa syukurnya bisa sampai di tahap ini.

“Awalnya gugup, tapi setelah mendengar masukan dosen, saya merasa lebih mantap melanjutkan riset ini. Banyak hal yang bisa saya perbaiki untuk menghasilkan karya yang bermanfaat,” kata Haidy.

Melalui pelaksanaan sidang ini, STIHP Pelopor Bangsa Depok menegaskan peran sentral perguruan tinggi dalam menyiapkan generasi sarjana hukum yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu berpikir solutif dan berintegritas.

Setelah melewati sidang proposal, para mahasiswa akan memasuki tahap selanjutnya, yakni pelaksanaan riset lapangan dan penulisan skripsi secara menyeluruh.

Harapannya, karya-karya yang lahir dari proses ini dapat berkontribusi bagi pengembangan ilmu hukum dan kepentingan masyarakat luas. (Red)

Berita Terkait

Banjir dan Longsor Lumpuhkan Sukabumi, PMC Bergerak Cepat Salurkan Bantuan Kemanusiaan
Istri Prajurit TNI Diduga Aniaya ART 16 Tahun, Korban Alami Luka di Wajah
60 Persen UMKM Sulit Promosi, Gerakan Hallo Tasik Jadi Solusi Pasca Pandemi
Mengapa KPK Panggil Lisa Mariana dalam Kasus Korupsi BJB?
Jejak Gempa Bekasi Magnitudo 4,9: Karawang Bangkit dari Retakan Rumah
Penyebab Ledakan Sumur Gas Cidahu Diselidiki, Prosedur Keamanan Dievaluasi Ulang
Saat Gubernur Bercanda Seksis, Perempuan Jadi Korban Diam-Diam
Tragedi Mengejutkan di Pernikahan Mewah Putra Dedi & Putri Karyoto

Berita Terkait

Minggu, 9 November 2025 - 09:14 WIB

Banjir dan Longsor Lumpuhkan Sukabumi, PMC Bergerak Cepat Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Rabu, 22 Oktober 2025 - 00:07 WIB

Istri Prajurit TNI Diduga Aniaya ART 16 Tahun, Korban Alami Luka di Wajah

Jumat, 26 September 2025 - 07:33 WIB

60 Persen UMKM Sulit Promosi, Gerakan Hallo Tasik Jadi Solusi Pasca Pandemi

Jumat, 22 Agustus 2025 - 08:37 WIB

Mengapa KPK Panggil Lisa Mariana dalam Kasus Korupsi BJB?

Kamis, 21 Agustus 2025 - 08:21 WIB

Jejak Gempa Bekasi Magnitudo 4,9: Karawang Bangkit dari Retakan Rumah

Berita Terbaru