Banjir dan Longsor Lumpuhkan Sukabumi, PMC Bergerak Cepat Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Pers Motor Community (PMC) bersama sejumlah organisasi dan relawan turun langsung membantu ribuan warga terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

- Pewarta

Minggu, 9 November 2025 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pers Motor Club (PMC) bersama Indonesia Care dan relawan kemanusiaan bersiap menyalurkan bantuan bagi korban banjir dan longsor di Sukabumi, Jumat (7/11/2025).

Tim Pers Motor Club (PMC) bersama Indonesia Care dan relawan kemanusiaan bersiap menyalurkan bantuan bagi korban banjir dan longsor di Sukabumi, Jumat (7/11/2025).

SUKABUMI — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sejak Senin (27/10/2025) sore hingga malam, memicu banjir dan tanah longsor di Kecamatan Cisolok dan Cikakak.

Bencana tersebut merusak infrastruktur penting dan mengganggu aktivitas ribuan warga.

Curah hujan tinggi membuat sejumlah sungai meluap dan jalan-jalan utama tergenang.

Jembatan Cisolok, yang menjadi jalur vital antarwilayah, mengalami kerusakan berat dan sulit dilalui kendaraan.

Melihat kondisi itu, berbagai pihak bergerak cepat menyalurkan bantuan. Pada Sabtu (8/11/2025), Pers Motor Community (PMC) bersama organisasi kemanusiaan, wartawan, dan pihak swasta seperti Eiger Adventure Land, Indonesia Care, BAZNAS, serta didukung Pemerintah Kabupaten Bogor, menggelar aksi kemanusiaan di wilayah terdampak.

Bantuan yang dibagikan meliputi sembako, beras, perlengkapan bayi dan perempuan, serta dukungan medis dari tenaga kesehatan.

Presiden PMC Billy Adhyaksa menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap korban bencana.

“Kami akan terus membantu masyarakat yang terdampak. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban warga dan mereka bisa segera beraktivitas seperti biasa,” ujar Billy.

Billy juga menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Sukabumi.

Menurutnya, aksi sosial ini menjadi bagian dari komitmen PMC dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk memperkuat ketahanan sosial dan mempercepat pemulihan pascabencana.

“Kami membawa sembako, perlengkapan bayi dan perempuan, serta tenaga medis dari Indonesia Care. Kami juga mengadakan kegiatan pemulihan trauma bagi anak-anak. Semua ini hasil kolaborasi agar masyarakat bisa bangkit lebih cepat,” tambah Billy.

Data BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat lebih dari 3.700 warga terdampak di tiga kecamatan. Sebanyak 37 orang harus mengungsi, dan ratusan rumah serta fasilitas publik mengalami kerusakan.

Sejumlah jembatan utama, termasuk di Desa Cikahuripan dan ruas Cempakaratu–Cipedes, putus total dan memutus akses antarwilayah.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi menetapkan status Tanggap Darurat Bencana sejak 27 hingga 31 Oktober 2025. Kementerian PUPR kini memperbaiki infrastruktur vital secara bertahap bersama pemerintah daerah.

Selain logistik, Indonesia Care menyalurkan bantuan medis berupa vitamin, antibiotik, antihistamin, salep, dan obat penyakit kronis seperti hipertensi serta diabetes.

Dukungan tambahan datang dari dr. Suhendra, yang mengirimkan obat-obatan seperti paracetamol, calortusin, arkavit, loperamide, dan CTM untuk warga terdampak.

Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat Sukabumi pascabencana besar tersebut. (Red)

Berita Terkait

Istri Prajurit TNI Diduga Aniaya ART 16 Tahun, Korban Alami Luka di Wajah
60 Persen UMKM Sulit Promosi, Gerakan Hallo Tasik Jadi Solusi Pasca Pandemi
Mengapa KPK Panggil Lisa Mariana dalam Kasus Korupsi BJB?
Jejak Gempa Bekasi Magnitudo 4,9: Karawang Bangkit dari Retakan Rumah
Penyebab Ledakan Sumur Gas Cidahu Diselidiki, Prosedur Keamanan Dievaluasi Ulang
Saat Gubernur Bercanda Seksis, Perempuan Jadi Korban Diam-Diam
Tragedi Mengejutkan di Pernikahan Mewah Putra Dedi & Putri Karyoto
RSUD Linggajati Diaudit, Dedi Tegaskan Pencopotan Direktur Wewenang Bupati

Berita Terkait

Minggu, 9 November 2025 - 09:14 WIB

Banjir dan Longsor Lumpuhkan Sukabumi, PMC Bergerak Cepat Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Rabu, 22 Oktober 2025 - 00:07 WIB

Istri Prajurit TNI Diduga Aniaya ART 16 Tahun, Korban Alami Luka di Wajah

Jumat, 26 September 2025 - 07:33 WIB

60 Persen UMKM Sulit Promosi, Gerakan Hallo Tasik Jadi Solusi Pasca Pandemi

Jumat, 22 Agustus 2025 - 08:37 WIB

Mengapa KPK Panggil Lisa Mariana dalam Kasus Korupsi BJB?

Kamis, 21 Agustus 2025 - 08:21 WIB

Jejak Gempa Bekasi Magnitudo 4,9: Karawang Bangkit dari Retakan Rumah

Berita Terbaru