Untuk itu, selaku warga berhak menduga adanya salah kontruksi dalam pekerjaan rekonstruksi jalan ini.
“Baru hujan seperti ini sudah menyebabkan jalan tergenang air, bagaimana kalau hujan besar.:
“Jadi tidak menutup kemungkinan pekerjaan proyek jalan ini ada yang salah atau memang asal caplok,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Paldi salah seorang pengguna jalan juga ikut menyoroti kualitas bahan yang digunakan oleh pihak pelaksana proyek ini.
Karena menurut dia beberapa waktu lalu sempat terekspose adanya kerusakan dititik betonisasi.
“Pemerintah jangan alergi untuk dikritik, ada apa dalam mega proyek ini. Karena kualitas dan kuantitas bahan-bahan yang digunakan patut dipertanyakan.”
“Saya minta Dinas PUPR dan Pihak DPRD Kabupaten Bogor ikut melek untuk mengawasi pekerjaan proyek ini,” pinta Paldi.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






