Program Pembuatan Sertifikat Lahan Gratis Bagi Pelaku UMKM Layak Dikaji Ulang, Ini Masalahnya

- Pewarta

Jumat, 7 Juli 2023 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pedagang keliling.(pixabay).

Ilustrasi pedagang keliling.(pixabay).

APAKABARBOGOR.COM  – Sertifikasi lahan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di desa Banjarsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, layak menjadi sorotan.

Bukan tanpa alasan, persoalan sertifikasi lahan sering menjadi persoalan yang ujung-ujungnya bisa ‘djelimet’

Terlebih program yang dilempar ke warga tersebut adalah kuota dari dinas Koperasi dan UMKM, dan tanpa dipungut biaya sepeser pun alias gratis.

Dari pengakuan Ade, selaku orang yang mengurus program tersebut, di desa Banjarsari, saat ini sudah ada sekitar 40 warga lebih yang sudah mendaftar.

” Saya mengetahui dari dinas koperasi melalui forum UMKM, ini belum beres berkas sudah ada di saya, tapi masih banyak yang kekurangan, seperti tiga serangkai nya belum,” jelasnya via telfon. Kamis,(6/7/2023).

Dia juga menegaskan program ini adalah untuk meringankan beban para pelaku usaha.

“Ini yang diserifikatkan adalah rumah- rumah pribadi, dan ini sudah memasuki tahap kedua,” beber Ade.

Menanggapi hal itu, Kepala desa Banjarsari Misbah memberikan apresiasi, karena ada orang yang mau mengurus serifikat lahan milik warganya.

Namun dia berpesan, jangan sampai program yang tadinya maksud pemerintah baik malah jadi bumerang.

Terlebih, sambungnya, ini adalah program yang tidak dipungut biaya, harus bisa sesuai dengan apa yang direncanakan.

“Namun setidaknya bisa dikaji ulang, seperti contoh pembuatan sertifikat lahan gratis yang melalu jalur Prona, sampai saat ini masih ada 5 warga Banjarsari yang belum menerima sertifikatnya, artinya belum selesai,”jelas dia.

Jika seperti itu, tegasnya, apakah tidak menjadi bumerang bagi pihak desa dan orang yang mengurusnya.

“Jika sudah seperti itu, lalu siapa yang akan bertanggungjawab,”tutup Misbah.(ash)***

 

Berita Terkait

Kajari Bogor Tegaskan Komitmen Profesionalisme Jaksa Saat Audiensi dengan PPWI untuk Transparansi Penegakan Hukum
PT Antam UBPE Pongkor Gelar Buka Bersama dan Berikan Santunan Kepada Anak Yatim
Tim Puslabfor Bareskrim Olah TKP Kebakaran dan Insiden Asap di Area Underground Mining PT Antam UBPE Pongkor
Publikasi Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2025
Dispora Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda
Publikasi Kegiatan UPT SPALD Kelas A Kabupaten Bogor
Heboh! Karang Taruna Gunung Sari Turun Tangan, Bangun Rumah Ibu Linda dari Nol
Dispora Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Hari Olahraga Nasional

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:07 WIB

Kajari Bogor Tegaskan Komitmen Profesionalisme Jaksa Saat Audiensi dengan PPWI untuk Transparansi Penegakan Hukum

Jumat, 6 Maret 2026 - 07:15 WIB

PT Antam UBPE Pongkor Gelar Buka Bersama dan Berikan Santunan Kepada Anak Yatim

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:11 WIB

Tim Puslabfor Bareskrim Olah TKP Kebakaran dan Insiden Asap di Area Underground Mining PT Antam UBPE Pongkor

Selasa, 11 November 2025 - 17:58 WIB

Publikasi Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2025

Selasa, 28 Oktober 2025 - 13:31 WIB

Dispora Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda

Berita Terbaru