APAKABARBOGOR.COM – Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengajak warga Kota Bogor menjadikan Bogor sebagai kota wisata untuk dikunjungi bagi semua orang.
Hal itu penting dilakukan sebaga antisipasi pindahnya pusat pemerintahan ke Ibu Kota Nusantara (IKN)
Ke depan Kota Bogor tidak lagi bergantung pada pemerintah pusat, tapi menjadi kota yang mandiri.
Dedie Rachim menyampaikan hal itu saat ngabuburit dan buka bersama dengan Ketua RW se-Kota Bogor di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Senin (25/3/2024) malam.
“Kota Bogor itu ke depan arahnya sebagai green city, smart city dan heritage city, menjadi kota impian dari semua orang untuk berkunjung,” katanya.
“Jadi kotanya harus terus bersih. Tidak kumuh, sampah jangan bertebaran dimana-mana. Kalau kotanya bersih, kepariwisataan akan meningkat.”
Baca artikel lainnya di sini : Jaga Mekanisme Check and Balance, Ganjar Pranowo Pilih Berada di Luar Pemerintahan Prabowo – Gibran
“Maka kita perlu siapkan mental masyarakatnya untuk menerima wisatawan dan sebagainya,” ujarnya.
Dari sisi pembangunan dan penataan Kota ada empat proyek strategis nasional di Kota Bogor.
Baca Juga:
Pizza Hut Indonesia dan TUKR Rayakan 10 Tahun Pizza Maker Junior Ajak Anak Peduli Lingkungan
InfiMotion Technology Tampil Perdana ke Publik, Pamerkan Kapabilitas Lengkap E-Drive di Wuxi
Pemenang Stevie® Awards for Technology Excellence Tahunan Ketiga Diumumkan
Baca artikel lainnya di sini : Calon Wapres Gibran Rakabuming Raka Buka Suara Terkait Pembentukan Kabinet Prabowo – Gibran
Diantaranya double track Bogor – Sukabumi, Tol BORR, Jembatan Layang RE Martadinata dan sebagainya.
Dedie mengakui, saat ini Kota Bogor belum secara utuh menjadi kota tujuan wisata.
Dari data keterisian hotel, okupansi hotel saat akhir pekan hanya sekitar 60 persen.
Baca Juga:
High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI
AdaKami Bangun Akses Air Bersih dan Sanitasi Layak untuk Warga Dusun Banjarsari Lampung Selatan
T’way Air Luncurkan Program “Explore Korea, One Destination at a Time”
Berbeda dengan di waktu kerja Senin hingga Jumat yang mencapai 80 hingga 90 persen yang diisi oleh kegiatan pemerintah pusat di Kota Bogor.
“Sehingga konsep-konsep, pemikiran baru dan inovatif yang bisa memberikan hasil maksimal dalam meningkatkan PAD dan juga mendukung kemajuan kota ini sangat diperlukan,” kata Dedie.***
Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional dari megapolitan, Harianbogor.com
Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Hello.id dan Infotelko.com
Untuk kebutuhan publikasi press release di portal berita ini, atau serentak di puluhan media online lainnya, dapat menghubungi Jasasiaranpers.com:
WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.
Baca Juga:
UOB Asset Management Soroti Ketahanan Ekonomi Global di Tengah Kondisi yang Semakin Tidak Menentu
Shanxi Gelar Dialog Global tentang Pelestarian Warisan Budaya







