APAKABAR BOGOR – Klaster Covid-19 dari lembaga pendidikan di kota Bogor kembali melonjak karena diberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“Sehingga belasan pelajar di Bintang Pelajar Islamic Boarding School (BP IBS) kota Bogor terpapar Covid-19,” kata Anggota DPRD Kota Bogor Devie Prihatini Sultani (DPS).

Untuk itu, Devie meminta Pemkot Bogor untuk memberhentikan sekolah tatap muka, agar tidak muncul klaster baru akibat PTM.

“Kasihan anak murid kita juga para tenaga pengajar. Seharusnya persiapan PTM harus benar-benar dipersiapkan dengan matang, tidak hanya memakai masker, jaga jarak, cuci tangan.”

“Tapi juga harus di lakukan tes swab antigen bagi anak didik dan pendidik yang melakukan PTM,” ujarnya

Tak hanya itu, Devie juga mengatakan harus dipastikan anak didik tersebut naik transportasi umum atau tidak.

“Sehingga manakala ada anak didik atau tenaga didik terpapar akan mudah mentracingnya. Apa lagi gelombang kedua ini yang benar-benar cepat proses penularannya harus di tutup pembelajaran tatap muka,” terang wanita yang akrab disapa DPS ini.