APAKABAR CIAMPEA – Pelantikan pengurus Forum Mahasiswa Bogor (FMB) Periode 2021-2022 dilaksanakan di gedung Balle Edy Raya Institut Agama Islam Sahid Bogor. Rabu 10 Februari 2021.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Pelantikan yang di kemas dengan diskusi publik berkolaborasi bersama BEM Institut Agama Islam Sahid Bogor, dengan tema “Merancang Gerakan Mahasiswa Pasca Pandemi, Upaya Mewujudkan Kabupaten Bogor yang Berkemajuan”, berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Turut hadir dalam acara ini anggota DPRD Kabupaten Bogor, Ruhiyat Sujana dan Direktur DEEP Indonesia, Yusfitriadi, M.pd. yang berharap agar bisa melahirkan generasi yang kritis terhadap kebijakan pemerintah.

Menurut Direktur DEEP Indonesia, Yusfitriadi mengatakan, sepakat seluruh Indonesia ini dan khususnya Kabupaten Bogor gagap menghadapi musibah non alam yakni pandemi covid-19.

“Tidak dirancang, tidak diantisipasi, sehingga regulasinya tidak ada hingga semuanya gagap, sehingga kemudian pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, karena memang faktanya tidak bisa dan memang pemerintah tidak kapabel menangani hal ini”. Ujarnya.

“Kemudian kurangnya keterbukaan terkait anggaran pemerintah kabupaten Bogor dalam penanganan Covid-19 yang di nilai belum transparan, seharusnya ada transparansi laporan progres yang setiap bulannya kepada publik”, tegasnya.

Selanjutnya ia pun menerangkan, upaya dorongan memang sudah dilakukan, namun memang butuh dorongan bukan hanya satu instansi saja, butuh modal dari Forum Mahasiswa Bogor ini untuk bersikap kritis.