APAKABAR BOGOR– Kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sepanjang 2021 lalu dinilai sukses. Polri telah melakukan penindakan tegas terhadap terhadap berbagai kasus di Indonesia. Hal tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan termasuk Pengurus Besar Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (PB INSPIRA)
Rizqi Fathul Hakim, Ketua Umum PB INSPIRA mengatakan bahwa trend positif Polri tak terlepas dari ketegasan kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia.
“Sikap kepemimpinan beliau kami nilai banyak membawa perubahan positif bagi Polri di sepanjang tahun 2021. Banyak kasus fundamental di masyarakat yang bisa diatasi olehnya, seperti kasus pinjaman online (pinjol) ilegal. Setidaknya, ada 89 perkara yang diungkap Polri, pinjol ini kan sangat meresahkan masyarakat kita.” Ungkap Rizqi dalam keterangan persnya (27/01/2022).
Rizqi melihat di beberapa kasus juga seperti pengungkapan dua kasus tindak pidana penghimpunan dana tanpa izin atau ilegal yang merugikan masyarakat.
Kasus pertama yang diungkap adalah penipuan, penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh PT. Hanson Internasional dan Koperasi Hanson Mitra dengan kerugian nasabah dalam kasus ini sebesar Rp6,2 triliun
Kasus yang kedua yaitu pengungkapan kasus dugaan penipuan, penggelapan dan TPPU yang dilakukan oleh PT. Asuransi Kresna Life dengan tersangka inisial KS. Adapun kerugian nasabah dalam kasus ini sebesar Rp688 miliar.
Lanjut Rizqi, Pada tahun 2021, kerugian keuangan negara dari kasus korupsi menurun sebesar 6,2% dan keuangan negara yang berhasil diselamatkan meningkat 18,5% sebesar Rp 442 miliar berdasarkan penilaian dari BPK dan BPKP. Total kasus yang diselesaikan sebanyak 247 kasus dari 557 kasus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan IPK sebesar 1 poin dapat berkontribusi terhadap peningkatan gross domestic product sebesar 1,7% atau Rp 273 triliun.
“Disamping itu dalam kasus-kasus seperti illegal logging juga tak kalah hebatnya, di mana sepanjang tahun 2021, Polri telah mengungkap 324 kasus illegal logging, 350 kasus illegal mining dan 35 kasus illegal fishing dan juga pengangkatan 44 eks pegawai KPK juga patut diacungi jempol, polemik tersebut bisa diatasi melalui solusi yang tepat”. Tambahnya.
Baca Juga:
Dorong Revolusi Pangan Global, Teknologi “Food Processing” Jepang Tampil di Panggung Dunia
Riset LPEM FEB UI: Pindar AdaKami Jadi Bantalan Saat Masyarakat Hadapi Tekanan Ekonomi
Aktivis millenial yang akrab disapa Rizqi itu mengapresiasi komitmen Polri dalam melindungi kekayaan alam dengan menindak tegas para pelaku kejahatan yang merusak hutan lindung, tidak melakukan kewajibannya berupa pembayaran jaminan reklamasi dan pajak sehingga merusak lingkungan dan mengakibatkan bencana.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga berhasil memulihkan ekonomi nasional melalui Satgas PEN Polri membantu pendampingan dan percepatan penyerapan anggaran pemerintah, Polri juga menggandeng FBI dan berhasil mengungkap kasus peretasan dengan korban 70.000 akun Perusahaan Unicorn di 43 Negara dengan Kerugian ditaksir mencapai Rp127 Milyar.
Dari segi pelayanan, Polri juga menghadirkan SINAR (SIM NASIONAL PRESISI) aplikasi digital Korlantas untuk melakukan perpanjangan SIM secara daring yang beroperasi di 54 Satpas. Hingga Desember 2021 telah melakukan pelayanan terhadap 121.521 pemohon SIM, telah diunduh 1.744.277 pengguna.
“1 Tahun kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sejak dilantiknya pada 27 Januari 2021 oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, telah membawa perubahan besar bagi tubuh Polri dan kemajuan besar bagi Negara Republik Indonesia. Kami yakin itu juga dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat”. Tutupnya. (ad/ash)
Baca Juga:
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
CGTN: Awal yang Solid dalam Repelita Ke-15 Tiongkok, Apa Maknanya?






