Home / Hot News

Minggu, 3 Juli 2022 - 13:14 WIB

Pasca Banjir Bandang Menerjang Purasari, Ini yang Dilakukan Forkopimcam Leuwiliang 

Area terdampak banjir bandang di Purasari Kecamatan Leuwiliang./Dok.And

Area terdampak banjir bandang di Purasari Kecamatan Leuwiliang./Dok.And

APAKABAR BOGOR – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Leuwiliang bersama Pemerintahan Desa (Pemdes) seKecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Menggelar kerja bakti di wilayah yang terdampak bencana banjir bandang Kampung Cisarua, Desa Purasari, belum lama ini.

Terlihat sejumlah Kepala Desa membawa anggota turun langsung membantu membersihkan puing-puing bekas banjir yang melalu lantah sungai Cisarua.

“Karena kita hanya bisa mensuport bantuan yang sederhana dengan cara bekerja bakti sama sama. Selain itu kita juga memotivasi masyarakat,” kata Kepala Desa Leuwiliang Iman Nurhaiman.

Baca Juga :  Gisel Tulis Pesan Panjang Lebar untuk Gempi, Begini Isinya

Kata dia, pihaknya di bantaran kali Cisarua menggeser kan batu-batu yang terbawa arus sangat besar sehingga harus menggunakan alat berat.

“Saya berharap dari Pemda Kabupaten Bogor bisa membantu bencana ini untuk memperbaiki sungai Cisarua. Karena ini menyangkut masyarakat banyak,” paparnya.

Sementara, Sekretaris Kecamatan Leuwiliang Iwan Darmawan mengatakan, bersama para kepala desa se kecamatan Leuwiliang, dengan sukarela membantu untuk membenahi saluran saluran yang memang harus perlu penanganan.

Baca Juga :  Kantor ATR/BPN Cibinong Kabupaten Bogor Mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan 1442 Hijriah

“Ini harus segera ada penanganan seperti pemasangan Bronjong. Sementara saat ini kita hanya membersihkan puing-puing bekas banjir bandang agar aliran sungai ini bisa lancar,” kata dia.

Menurut Iwan, pihak kecamatan sejauh ini belum mendapatkan data kerugian lahan persawahan yang terkena dampak banjir bandang tersebut.

Baca Juga :  10 Muharram 1444 H, Majelis Ta'lim Masjid Daarul Jannah Santuni Ratusan Anak Yatim

“Saat ini pihak kecamatan baru mendapatkan data rumah-rumah yang hancur saja, sedangkan untuk lahan pertanian seperti sawah itu belum,” ujarnya.

Dia memerintahkan pemerintah desa untuk segera mendata hal itu, dengan begitu pemerintah kecamatan akan mendata dan melihat.

“Agar setelah ada data pihaknya bisa mengajukan ke pemerintah terkait supaya ada bantuan bagi petani,” tukasnya. (And)

Share :

Baca Juga

Hot News

Anies Baswedan Banjir Dukungan, Deklarasi Terus Menyebar di Seluruh Indonesia

Hot News

Jum’at Berkah, Danrem 061 Surya Kencana Santuni Ratusan Yatim Piatu dan Dhuafa

Hot News

KONI Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Hari Olahraga Nasional

Hot News

Alasan Menko Polhukam Mahfud MD Minta Sekolah agar Tidak Mewajibkan Hijab

Hot News

Penyaluran BPNT di Wilayah Kecamatan Ciawi Disikapi Formacip, Ini Dia Yang Jadi Harapannya

Hot News

Karang Taruna Desa Cilaku Helat Kompetisi Sepakbola Liga Matahari, Ini Dia Tujuannya

Hot News

Gisel Bisa Terancam UU Pornografi, Begini Penjelasan Mabes Polri

Hot News

Manfaatkan Kotoran Hewan, Himaska Bersama Pemdes Kalongliud Luncurkan Instalasi Biogas