APAKABAR BOGOR – Meski berbahaya, warga masih mengandalkan sebuah bambu dan tambang sebagai pengganti palang pintu otomatis perlintasan rel kereta api di Perumahan Gaperi, Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Salah seorang pengendara, Agus (30), mengaku tidak ada pilihan lain selain melintasi palang perlintasan kereta api yang terbuat dari bambu itu

“Memang berbahaya melintas portal yang terbuat dari bambu. Mau gimana lagi, tidak ada lagi akses menuju Cibinong, saya berharap ada solusi dari PJKAI. Saya setiap hari lewat sini, berharap ada perhatian misalkan dibuatkan palang otomatis,” ujarnya.

Warga lainnya Ardiansyah (18) mengaku, portal terbuat dari bambu ini sudah lama ada di jalur perlintasan kereta api di sini. Menurutnya, saat melintas khawatir terjadi kecelakaan.

”Saya tiap hari lewat sini, portal dari bambu itupun hanya diikat dari tambang. Dirinya berharap, agar jalur perlintasan kereta api segera ada perhatian serius. Sebab, bambu yang sangat kecil, justru akan berdampak buruk bagi masyarakat,” pungkasnya. (Diyon/Haidy)


APAKABAR MEDIA NETWORK mengajak putra daerah yang berminat di bidang jurnalistik, untuk bersama-sama mengelola media kawasan di tingkat Desa/Kelurahan atau Kecamatan dengan tampilan seperti media ini, contohnya Apakabarciampea.com. Hubungi, whatsApp kami: 0855-7777888.