Masyarakat Lebih Takut Kepada Aturan, dari Pada Covid 19

- Pewarta

Kamis, 18 Februari 2021 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara Diskusi publik, yang diadakan oleh Pokwan DPRD Kota Bogor dalam kegiatan Podcast Sowan. /Dok. Denis Suparis.

Acara Diskusi publik, yang diadakan oleh Pokwan DPRD Kota Bogor dalam kegiatan Podcast Sowan. /Dok. Denis Suparis.

APAKABAR BOGOR – Pemerintah Kota Bogor bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Bogor dan Satgas Covid-19 Kota Bogor, sepakat memperpanjang kebijakan Ganjil Genap pada akhir pekan ini di hari Sabtu-Minggu.

Kebijakan Ganjil Genap itu pun menimbulkan pro dan kontra di masyarakat yang juga berdampak pada beberapa sektor terutama sektor ekonomi.

Untuk mengulas lebih jauh tentang kebijakan ganjil genap dan efektivitasnya, terhadap penurunan kasus Covid-19 Kota Bogor dan siasat pengusaha untuk tetap survive, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor yang juga koordinator Komisi 4 DPRD Kota Bogor Jenal Mutaqin dan perwakilan dari pengusaha yakni Ketua PHRI Kota Bogor Yuno Abeta Lahay menghadiri diskusi publik, yang diadakan oleh Pokwan DPRD Kota Bogor dalam kegiatan Podcast Sowan, Rabu 17 Februari 2021.

Diskusi yang yang di pandu oleh Host Aldo Herman ditayangkan secara utuh kepada publik. Berbagai hal ditanyakan, diantaranya terkait efektivitas ganjil genap, dampak kepada masyarakat, dampak terhadap sekotor ekonomi dan menerima masukan dari masyarakat yang diwakili oleh Wakil Ketua DPRD Jenal Mutaqin.

Pada kesempatan itu Bima Arya Sugiarto memaparkan tentang konteks penerapan kebijakan Ganjil Genap dikarenakan angka kasus Covid-19 Kota Bogor sempat mencapai puncak.

BACA JUGA: Femme.id, media online yang menyajikan beragam berita dan informasi aktual seputar peristiwa seputar dunia entertainment dan selebriti.

Untuk itu perlu ada strategi untuk menekan laju pertumbuhan kasus Covid-19 dikota Bogor.

Berita Terkait

PT Antam UBPE Pongkor Bantu Korban Bencana Banjir di Kecamatan Cigudeg dan Jasinga
Dugaan Praktik Jual Beli Jabatan ASN Kabupaten Bogor Uji Komitmen Reformasi Birokrasi dan Integritas Aparatur
PT Antam Tbk UBPE Pongkor Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
PT Antam Tbk UBPE Pongkor Bagikan 1850 Paket Sembako
Kajari Bogor Tegaskan Komitmen Profesionalisme Jaksa Saat Audiensi dengan PPWI untuk Transparansi Penegakan Hukum
PT Antam UBPE Pongkor Gelar Buka Bersama dan Berikan Santunan Kepada Anak Yatim
Tim Puslabfor Bareskrim Olah TKP Kebakaran dan Insiden Asap di Area Underground Mining PT Antam UBPE Pongkor
Publikasi Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2025

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 11:54 WIB

PT Antam UBPE Pongkor Bantu Korban Bencana Banjir di Kecamatan Cigudeg dan Jasinga

Senin, 6 April 2026 - 15:09 WIB

Dugaan Praktik Jual Beli Jabatan ASN Kabupaten Bogor Uji Komitmen Reformasi Birokrasi dan Integritas Aparatur

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:18 WIB

PT Antam Tbk UBPE Pongkor Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:27 WIB

PT Antam Tbk UBPE Pongkor Bagikan 1850 Paket Sembako

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:07 WIB

Kajari Bogor Tegaskan Komitmen Profesionalisme Jaksa Saat Audiensi dengan PPWI untuk Transparansi Penegakan Hukum

Berita Terbaru