Sesungguhnya Masjid Merupakan Inti Regenerasi dari Umat

  • Whatsapp
Masjid adalah rumah tempat ibadah umat Islam atau Muslim. /pixabay.com/Makalu.

Ya, memang. Banyak orang yang datang ke masjid untuk menunaikan kewajibannya lalu kembali begitu saja. Tapi percayalah, masih ada sedikit orang yang masih peduli tentang menjalin ukhuwah. Bisa jadi itu kita, dan tak ada salahnya jika kita memulai hal ini. Sekedar sapaan ringan mungkin akan melebarkan sayap ukhuwah kita. Itulah yang akan dicontoh anak-anak kita.

  1. Mereka akan terbiasa ke masjid dan terpaut hatinya di sana. Kita tentu tidak ingin memaksa-maksa anak kita yang sudah remaja untuk shalat di masjid di kemudian hari. Lalu, kita bisa memotivasi mereka dengan hadits mengenai 7 golongan yang akan mendapatkan naungan pada hari kiamat. Salah satunya adalah pemuda yang hatinya terikat pada masjid. Jika sejak kecil ia terbiasa ke masjid, tentu ia tidak akan ragu untuk melangkahkan kakinya ke masjid begitu adzan berkumandang.

  2. Belajar Al-Qur’an dan ilmu agama. Nah, sebenarnya inilah fungsi lain masjid yang tidak kalah penting, sebagai tempat belajar. Anak-anak bisa memperluas wawasannya di masjid. Apalagi jika masjid-masjid itu memiliki ruang perpustakaan. Di sana mereka bisa membaca kisah-kisah Al-Quran, sejarah Islam, kisah pahlawan Islam. Dan tentu ketersediaan buku-buku ini harus mempertimbangkan usia anak yang berbeda-beda.

Apa yang dialami anak-anak di masa kecil mereka akan membekas dalam ingatan. Kenangan tentang masjid yang membahagiakan akan terparkir kuat di memori mereka. Membuat mereka selalu rindu untuk kembali. Seperti kita yang selalu merindukan bermain air saat hujan turun.

Read More

Yang terakhir, kecintaan mereka kepada masjid dan kegiatan di dalamnya yang terbawa hingga mereka beranjak remaja akan mengalihkan mereka dari dampak buruk pergaulan dan tren masa kini yang merusak. Semoga masjid-masjid idaman ini semakin banyak di lingkungan kita. Wallahu a’lam bishowab…

Oleh: Mbak Lelly, Pengajar di pesantren.

Related posts