APAKABARBOGOR.COM – Merdeka bagi desa Tajurhalang Kecamatan Cijeruk, diantaranya adalah bebas dari kebodohan, bebas dari kesulitan ekonomi masyarakatnya, serta mampu berdiri diatas ‘kaki sendiri’.
Semua harapan tersebut diwujudkan setahap demi setahap oleh kepala desa Tajurhalang, Apud Adriansyah semenjak dia terpilih.
Sekolah tingkat atas serta sekolah menengah pertama didirikan agar warga tidak harus jauh untuk mengenyam pendidikan.
Selain itu, kesadaran akan kebersihan lingkungan kerap ditanamkan pada warganya, dengan mengelola sampah sendiri, serta membuat barang tak berharga tersebut bisa bernilai ekonomis.
Apud mengatakan, semua itu dilakukan agar masyarakat Tajurhalang bisa berdikari dan setidaknya mampu menjadi masyarakat yang maju.
“Belajar itu penting, kalau dulu warga Tajurhalang harus jauh untuk melanjutkan sekolah, kini di lingkup desa sudah disediakan baik itu sekolah tingkat atas, ataupun tingkat lanjutan pertama,”katanya, Kamis, 17/08/2023.
Selain belajar, sambung dia, yang tak kalah penting adalah peningkatan taraf ekonomi masyarakat, salahsatunya adalah mengelola sampah secara mandiri.
“Alhamdulilah desa kami bisa mengelolanya, dan banyak juga masyarakat yang ikut bekerja, dari mulai pengangkutan pemilahan sampai penjualan,”jelasnya.
Bahkan, masih kata Apud, saat ini desa Tajurhalang terus berinovasi akan membuat conblock dari sampah plastik.
Baca Juga:
“Sebelumnya kami berhasil mengembangkan pakan ikan berupa magot dari sampah,”jelasnya.
Lelaki yang akrab disapa Isni itupun menjabarkan, selain kedua hal tersebut, pembangunan infrastruktur tidak kalah penting, karena bisa menunjang kemudahan bagi warganya, selain meningkatkan sektor pertanian juga mampu mendongkrak PAD dari pariwisata.
“Salah satu sumber keuangan yang kami alokasikan untuk pembangunan adalah bantuan keuangan Samisade dan bantuan lainya baik dari provinsi ataupun dari pemerintah pusat,”tutup dia. (ash)***





