Home / Hot News

Jumat, 23 September 2022 - 15:27 WIB

Lantunan Shalawat di Ruang Sidang Jelang Vonis Bupati Bogor Non Aktif Ade Yasin

Suasana sidang pembacaan putusan di pengadilan Tipikor Bandung./Dok. Igon

Suasana sidang pembacaan putusan di pengadilan Tipikor Bandung./Dok. Igon

APAKABAR BOGOR – Puluhan warga yang terdiri dari sebagian kepala desa, buruh dan warga Kabupaten Bogor serentak melafalkan shalawat jelang putusan vonis Ade Yasin di ruang sidang Pengadilan Negeri Bandung. Jumat, 23 September 2022.

Mereka menanti putusan vonis yang akan dibacakan oleh ketua majelis hakim Hera Kartiningsih.

Para pendukung Ade Yasin saat ini sudah memadati salah satu ruang sidang di Pengadilan Negeri Bandung sambil bershalawat.

Sidang kasus Ade Yasin di ruang sidang empat dipindah ke ruang sidang satu dan hingga saat ini masih belum dimulai.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Pulangkan Tiga Tersangka Kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan

Sebelumnya, Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin menyampaikan pembelaan atau pleidoi pada sidang lanjutan kasus dugaan suap laporan keuangan tahun 2021 di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRE Martadinata. Senin (19/09). Dia meminta, hakim untuk membebaskannya dari segala tuntutan.

“Saya memohon agar saya dibebaskan dari segala macam tuduhan dan tuntutan,” ujarnya, berurai air mata kepada majelis hakim saat sidang secara daring.

Dia mengungkapkan, tidak terdapat saksi yang menyatakan dirinya terlibat dalam kasus tersebut. Oleh karena itu, Ade Yasin merasa kecewa jika harus bertanggung jawab atas perbuatan yang tidak pernah dilakukan.

Baca Juga :  Launching Samisade, Pemdes Kemang Peletakan Batu Pertama Disambut Antusias Warga

“Jika melihat perkara ini, secara objektif sampai detik, ini sudah 39 saksi dihadirkan, sudah 2 saksi ahli dan bahkan beberapa terdakwa tidak ada satupun mengatakan saya terlibat, tidak ada instruksi,” ungkapnya.

Dia meminta, keadilan kepada majelis hakim atas perbuatan yang tidak pernah dilakukannya. “Hanya ingin meminta keadilan bahwa saya tidak pernah melakukan hal seperti yang didakwakan,” katanya.

Baca Juga :  Cagar Budaya Situs Sribaginda, Airnya Tak Pernah Kering

Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin didakwa telah memberikan sejumlah uang kepada tim pemeriksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jabar agar laporan keuangan tahun 2021 mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Total uang yang diberikan Rp 1,935 miliar periode Oktober 2021 hingga April 2022.

“Terdakwa melakukan atau turut serta melakukan beberapa perbuatan yang ada hubungannya sedemikian rupa sehingga dipandang sebagai perbuatan berlanjut memberi atau menjanjikan sesuatu uang yang secara keseluruhan berjumlah Rp 1,935 miliar,” ujar JPU KPK. (Igon)

Share :

Baca Juga

Hot News

Dukung Eksistensi Pondok Pesantren, Safari Ramadhan Wagub Jabar Serahkan Bantuan Terdampak Covid 19

Hot News

ITB Terima 1.386 Mahasiswa Baru, 575 Diantaranya Mahasiswa SBM ITB

Hot News

Gisel Tulis Pesan Panjang Lebar untuk Gempi, Begini Isinya

Hot News

Bam’s & Partners Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Lahir Pancasila

Hot News

Ketua Umum PBNU Positif Covid-19, Menag Doakan KH Said Aqiel Lekas Sembuh

Hot News

Quantum Leap, Teknologi dan Digital Dapat Menjadi Solusi Perekonomian Bangsa

Hot News

Banyak Warga Cilebut Barat Terpapar Covid 19, Kades Dasuki Bilang Begini

Hot News

PPWI Minta Polisi Ajak Wartawan Ungkap Kasus Tewasnya 6 Anggota Laskar FPI