APAKABAR BOGOR – Pemerintah Kecamatan Ciseeng menargetkan mampu untuk menjadi penyuplai atau memproduksi benih ikan hias dan konsumsi air tawar terbanyak di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh PLT Camat Ciseeng Agus Sopyan.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Menurutnya para petani ikan di Ciseeng sudah memiliki ilmu yang ditunjang pengalaman selama puluhan tahun dan sudah menjadi mata pencaharian secara turun temurun.

”Target pada 2023 mendatang, pro­duksi ikan hias mencapai 10.512.120 ekor dan produksi ikan konsumsi men­capai 1.607.717.000 ekor. Ini bukan target tanpa alasan karena petani di sini selain memliki bekal ilmu yang cukup juga mampu memanfaatkan lahan yang sempit menjadi kolam iklan untuk produksi benih,” terang Agus Sopyan. Selasa, (12/07).

Masih Kata Agus, Selama tiga tahun ini Kecamatan Ciseeng sudah mempro­duksi ikan hias 8.459.280 ekor dan ikan konsumsi 920.000.000 ekor.

Me­lihat kondisi itu, Kecamatan Ciseeng ditargetkan bisa membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menjadi wilayah produksi ikan air tawar terbanyak di Indonesia.

” Saya berharap pe­merintah daerah bisa memberikan bantuan untuk memecahkan perma­salahan agar target Kecamatan Cise­eng bisa tercapai,” urai Agus.

Menurut dia, upaya pemecahan masalah yang perlu dilakukan adalah memperbaiki saluran irigasi, mem­beri bantuan induk berkualitas dan memangkas tata niaga pemasaran melalui optimalisasi Raiser.

“Jika upaya pemecahan masalah produksi ikan air tawar bisa tercapai, maka benih ikan hias dan konsumsi air tawar ber­kualitas tak perlu dibeli dari daerah lain, masyarakat Ciseeng telah membudidayakan ikan hias, seperti cupang, ikan koi, ikan memphis dan jenis lainya,” paparnya

Sedangkan ikan konsumsi yang jadi andalan di Ciseeng yakni ikan lele, gurame, emas, patin dan lainnya, Kami berharap ada bantuan benih ikan lele berkualitas, mendapatkan penamba­han tenaga penyuluh pertanian, pe­rikanan dan peternakan.

Demi mening­katkan perekonomian peternak ikan, harga pakan harus rendah. Kedepan akan ada pabrik pakan mini di kawasan mini­politan yang maksimal, diharapkan bisa membantu harga pakan tidak tinggi.

” Melalui RPJMD Kecamatan Ciseeng akan meningkatkan kesalehan sosial dan kesejahteraan sosial ma­syarakat,” pungkasnya. (Igon)