KBRI Khartoum Dorong Kerjasama Perdagangan Sektor Pertanian Indonesia-Sudan

  • Whatsapp
Dubes RI Khartoum. Rossalis R Adenan saat menerima kunjungan GM Perusahaan Azama Mining Sudan, Abdel Adhim Abdel Gadir dan Manager Marketing Yassin Mohamed Fadul di KBRI Khartoum. /Dok. Kemlu.go.id/

APAKABAR BOGOR – KBRI Khartoum terus mendorong para pelaku bisnis Indonesia dan Sudan untuk memanfaatkan berbagai peluang bisnis guna meningkatkan kerjasama bisnis yang diharapkan akan dapat meningkatkan volume perdagangan kedua negara. 

Kali ini, Dubes RI Khartoum (Rossalis R Adenan) menerima kunjungan GM Perusahaan Azama Mining Sudan (Abdel Adhim Abdel Gadir) dan Manager Marketing Perusahaan tersebut (Yassin Mohamed Fadul) di KBRI Khartoum. 

Read More

Perusahaan Azama Mining Sudan merupakan perusahaan tambang di Sudan yang juga mengelola lahan pertanian seluas 500 hektar di Negara Bagian Kordofan Barat. 

Dalam kesempatan tersebut, GM Perusahaan Azama Mining Sudan antara lain menyampaikan bahwa perusahaannya bermaksud menjajaki pasar di Indonesia, terutama untuk komoditi pertanian, khususnya kacang tanah, wijen, dan sorgum. 

Dubes RI Khartoum menyambut baik maksud Perusahaan Azama Mining Sudan tersebut dan menyatakan kesiapan KBRI Khartoum untuk memfasilitasi kontak bisnis dengan Perusahaan Indonesia yang berminat untuk mengimpor hasil pertanian dari Sudan. 

KBRI Khartoum juga meminta dukungan Perusahaan Azama Mining Sudan untuk rencana pembentukan Indonesia-Sudanese Business Council (ISBC) sebagai wadah para pelaku bisnis Indonesia dan Sudan untuk meningkatkan volume perdagangan kedua negara. 

Selain itu, Dubes RI juga mempromosikan produks potensial Indonesia yang dibutuhkan oleh pasar Sudan, seperti pupuk dan alats mekanisasi pertanian. (kem)

Related posts