APAKABAR BOGOR – Kebakaran telah terjadi di Kampung Cipaok RT 02/ O4 Desa Cileungsi kecamatan Ciawi. Pada Selasa 13 juli 2021.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Sarbini warga yang sedang melintas di sekitaran tempat kejadian menyebutkan, berawal melihat kepulan asap, lalu dengan seksama dia memperhatikan asap yang di lihatnya makin menebal, sadar akan dugaan kebakaran, sontak saja dia memberitahukan pada warga lainnya.

“Pertama saya melihat ada asap mengepul setelah saya perhatikan terus makin banyak lalu saya deketin ternyata Rumah kebakaran, kami buru – buru dengan warga berusaha padam kan api, karena alat seadanya api tidak bisa padam,” Katanya.

Kepala pemadam kebakaran (Damkar) sektor Ciawi Nendri menagungkapkan, berdasarkan adanya laporan warga, maka petugas Damkar dengan dua regu Tim langsung ke tempat kejadian,

“Dari keterangan beberapa orang yang ada di tempat kejadian, api berasal dari lilin, karena material rumah terbilang mudah terbakar sehingga api cepat menjalar, Alhamdulilah berkat kesigapan para anggota, api berhasil di padamkan sehingga tidak menjalar ke rumah yang berada di sekitar,” ungkapnya.

Sekitar kurang lebih 2 jam, lanjut Nendri, bersama Tim berhasil memadamkan api dengan dua Unit mobil pemadam, sementara kerugian yang di alami korban belolum bisa di taksir.

“Korban tidak bisa berkomunikasi dengan baik, saat kami Tanyakan, karena menurut keterangan dari warga sekitar, pemilik rumah mengalami sedikit gangguan jiwa,” tandasnya.

Terpisah, pembina Forum Masyarakat Ciawi Peduli (Formacip) Ujang Kamun, menyesalkan dengan adanya kejadian tersebut, seharusnya ada deteksi dini dari pihak pemerintah, sehingga tidak membahayakan warga lainnya.

“Apalagi sekarang itu ada program SDGs, Itukan bisa membahayakan. Untung saja hanya rumahnya yang terbakar, coba kalau api itu menjalar ke rumah – rumah sekitar, bisa merugikan banyak orang,” Pungkasnya. (Wan)