Dugaan Pelanggaran Tata Kelola Keuangan Desa, KANNI Tuntut Akses Dokumen Samisade Sukakarya

- Pewarta

Rabu, 30 April 2025 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Desa Sukakarya, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor — tengah disorot terkait dugaan penyimpangan dana program Samisade senilai Rp1 miliar.

Kantor Desa Sukakarya, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor — tengah disorot terkait dugaan penyimpangan dana program Samisade senilai Rp1 miliar.

APAKABARBOGOR.COM – Dugaan penyelewengan anggaran desa kembali menjadi sorotan di Kabupaten Bogor.

Kali ini, tudingan tersebut dialamatkan kepada Kepala Desa Sukakarya, Kecamatan Megamendung, yang diduga menyalahgunakan dana bantuan keuangan (Bankeu) dari program “Satu Miliar Satu Desa” (Samisade) sebesar Rp1 miliar.

Anggaran tersebut diduga tidak dikelola sesuai dengan ketentuan teknis maupun Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan, sebagaimana disampaikan oleh seorang warga yang identitasnya enggan dipublikasikan.

Isu tersebut memicu perhatian dari berbagai pihak, termasuk aktivis pengawasan anggaran.

Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia (KANNI) Kabupaten Bogor pun segera mengambil langkah tegas.

Ketua KANNI Kabupaten Bogor, Haidy Arsyad, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengirimkan surat permohonan informasi publik kepada Pemerintah Desa Sukakarya.

Permintaan informasi itu tidak hanya menyangkut penggunaan dana Samisade, tetapi juga mencakup seluruh dokumen pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2022 hingga 2024.

“Kami meminta transparansi penuh atas pengelolaan APBDes, mulai dari Rencana Kerja dan Anggaran (RKA), perubahan anggaran, laporan realisasi, hingga laporan pertanggungjawaban,” tegas Haidy, Rabu (30/4/2025).

Ia menjelaskan, langkah tersebut merujuk pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang mewajibkan pemerintah desa mengelola keuangan secara transparan, akuntabel, partisipatif, dan tertib anggaran.

Selain itu, permintaan tersebut juga didasarkan pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, khususnya Pasal 22 yang mengatur kewajiban badan publik dalam merespons permohonan informasi secara cepat dan tepat.

“Jika dalam waktu yang ditentukan tidak ada respons, kami akan mengajukan surat keberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 35 UU KIP. Hak atas informasi merupakan hak konstitusional warga negara yang dijamin dalam Pasal 28F UUD 1945,” tambah Haidy.

Ia menekankan, dana publik terutama yang berasal dari program prioritas seperti Samisade harus diawasi secara ketat.

Ketidaksesuaian antara pelaksanaan teknis dan RAB adalah sinyal awal dari potensi penyimpangan yang merugikan negara.

Haidy juga mengingatkan bahwa tata kelola keuangan desa diatur secara tegas dalam Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, yang menekankan pentingnya keterbukaan informasi di setiap tahap pengelolaan anggaran.

“Pengelolaan anggaran desa tidak boleh tertutup. Masyarakat berhak tahu bagaimana uang rakyat digunakan,” tuturnya.

KANNI memastikan akan terus mengawal persoalan ini hingga tuntas demi mewujudkan pemerintahan desa yang transparan, bersih, dan bertanggung jawab.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Sukakarya, termasuk Kepala Desa, belum memberikan klarifikasi atau merespons permohonan keterbukaan informasi yang diajukan KANNI. (Red)

Berita Terkait

PT Antam UBPE Pongkor Mengucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda
Jelang IBL All Indonesian 2026, IBL dan Pemkab Bogor Gelar Dribel Massal di Car Free Day
Publikasi Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026
BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik
Habis Digeledah PMJ, Zimam Pastikan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Kembali Berjalan Normal
Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum
PT Antam UPBE Pongkor Mengucapkan HUT Republik Indonesia 81
Kolaborasi Dinsos Kabupaten Bogor dan LAZ Rabbani Percepat Distribusi Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:16 WIB

PT Antam UBPE Pongkor Mengucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Jelang IBL All Indonesian 2026, IBL dan Pemkab Bogor Gelar Dribel Massal di Car Free Day

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Publikasi Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:20 WIB

BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik

Sabtu, 12 September 2026 - 06:43 WIB

Habis Digeledah PMJ, Zimam Pastikan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Kembali Berjalan Normal

Berita Terbaru