Dugaan Kelompok “Dadakan” di Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi, Penerima Bisa Tak Tepat Sasaran

  • Whatsapp
Poto : Ist/Dok.Apakabarbogor.com

APAKABAR BOGOR – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) adalah program perbaikan, rehabilitasi atau peningkatan jaringan irigasi dengan berbasis peran serta masyarakat petani.

Program tersebut dilaksanakan oleh perkumpulan petani pemakai air. Gabungan perkumpulan petani pemakai air atau induk perkumpulan.

Read More

Namun dalam pelaksanaan kegiatannya, pihak yang terlibat dalam kegiatan P3- TGAI ini, dan penyerapan anggaran negara tersebut banyak yang bukan dari kalangan masyarakat petani. Ada yang berlatar belakang BPD, Sekdes, Staf Desa, bahkan ada dari pendamping desa. 

“Sedangkan banyak petani aktif yang memiliki kartu tani, tidak terlibat dalam kegiatan P3-TGAI ini alias gigi jari,” ungkap Anwar Ressa, Ketua Umum LSM Perkumpulan Masyarakat Pemerhati Pembangunan Pasundan Raya (PMP3R) kepada wartawan. Kamis, 22 April 2021.

Ia pun menduga, hal tersebut merupakan upaya akal – akalan kelompok dadakan dalam menyerap anggaran negara yang terindikasi akan dijadikan objek kepentingan, keuntungan kelompok tertentu di jajaran pemerintahan desa.

“Saya sangat prihatin, dalam program Nawa Cita ke tujuh ini, yang seharusnya program Pak Presiden  Jokowi di jadikan subjek pembangunan masyakarakat petani kedepankan, berkelanjutan (Sustainable), agar para masyarakat petani lebih sejahtera dan maju,” kata Anwar Ressa.

Menurut dirinya, bukan sebaliknya program ini dijadikan objek kepentingan oleh oknum- oknum yang mencari keuntungan pribadi, kelompok maupun golongannya,yang memanfaatkan peluang untuk menyerap anggaran negara dengan mendirikan kelompok dadakan, alias petani abal – abal.

Related posts