APAKABAR BOGOR – Bupati Bogor,Ade Yasin mengungkapkan giliran tenaga pendidik Kabupaten Bogor, yang akan dapatkan suntikan vaksin Covid-19. Saat ini tengah dilakukan pendataan oleh pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Sebagai upaya persiapan rencana pelaksanaan pembelajaran tatap muka mendatang. Itu disampaikan usai Bupati Bogor, melantik 663 tenaga fungsional, di Ruang Serba Guna I Setda, Senin, 8 Maret 2021.

“Saya minta Kadinkes mendata dulu, untuk menghitung berapa jumlahnya, dan berapa yang jadi prioritas karena kita dapat suplai vaksin Covid-19 itu tidak sekaligus, tetapi bertahap diprioritaskan kepada mereka yang kerentanannya lebih tinggi,” tegas Ade.

Menurut Ade, pendataan dilakukan karena tidak ada batas antara guru sekolah negeri dan swasta, termasuk dosen, rektor mulai dari tingkatan perguruan tinggi/universitas sampai dasar.

“Kita akan diselesaikan dulu oleh Dinkes kriterianya seperti apa, tergantung ketersediaan vaksinnya, kalau kurang kita akan minta penambahan, karena menurut informasi dari awal kita akan disuport 20 persen vaksin Covid-19 dari jumlah penduduk, mudah-mudahan bisa terealisasi,” ungkap Bupati Bogor.

BACA JUGA: Bisnispost.com, media online yang menyajikan beragam berita dan informasi aktual seputar dunia ekonomi dan bisnis.

Kata Ade menambahkan, rencana pemberian vaksin Covid-19 kepada para tenaga pengajar sebagai upaya persiapan rencana pelaksanaan pembelajaran tatap muka.