Home / Hot News

Kamis, 10 Juni 2021 - 14:26 WIB

Bayar Utang Kreditur, Advokat Rohmat Selamat Minta BUMD Pemkab Bogor Segera Jual Aset

Kuasa Hukum PT Tohaga Jaya dan CV Mutiara Selatan, Rohmat Selamat  SH MKn. /Dok. Rohmat Selamat.

Kuasa Hukum PT Tohaga Jaya dan CV Mutiara Selatan, Rohmat Selamat SH MKn. /Dok. Rohmat Selamat.

APAKABAR BOGOR – Advokat Rohmat Selamat  SH MKn meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Bogor, PT Prayoga Pertambangan dan Energy (PPE) segera menyelesaikan utang terhadap kreditur.

Rohmat Selamat  SH MKn  dan Tuti Maulani Chaniago SH adalah kuasa Hukum dari PT Tohaga Jaya dan CV Mutiara Selatan, yang menjadi suplayer BUMN PPE.

“Sebaiknya PPE segera menjual asetnya agar permasalahan utang ini bisa cepat selesai,” kata Rohmat Selamat SH MKn.

Baca Juga :  Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Bogor Mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan 1442 Hijriah

Pihak suplayer juga tidak menginginkan lebih lama lagi untuk menunggu penyelesaian perkara ini.

“Kami berikan waktu tiga bulan untuk segera menjual aset dan melunasi semua tagihan Klien Kami,” katanya.

Menurut Rohmat, itulah jalan terbaik bagi PPE untuk menjalankan roda bisnisnya agar lebih optimal lagi.

Sementara itu Direktur PPE Agus Setiawan, SH MH dalan sidang PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) menyatakan bahwa manajemen PPE akan melunasi utangnya 

Baca Juga :  PT Prayoga Pertambangan dan Energi Harus Segera Bayar Kewajiban Rp6 Miliar Lebih

“Utang para kreditor itu utang yang lama, hak mereka untuk menagih,  dan kapan PPE bayar akan dilakukan,” katanya, setelah sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta, Rabu, 9 Mei 2021.

“Sampai sejauh ini para kreditor dapat diyakinkan bahwa potensi aset perusahaan yang dimiliki dapat menutupi utang tersebut,” katanya.

Dia juga menjelaskan, bahwa pertemuan di pengadilan ini dapat diselesaikan secara musyawarah walaupun lewat pengadilan. 

Baca Juga :  Farhat Abbas, Ketua Umum Partai Negeri Daulat Indonesia : Presidential Threshold Pembajakan Demokrasi

“Untuk proposal perdamaian sudah ada dalam prosedur Undang – Undang, dan berharap hari ini ada homologasi. Tetapi banyak dari para kreditor untuk meminta waktu berembuk.”

“Sedangkan laporan dari Kantor Akuntan Publik utang PPE epada kreditor kurang lebih Rp 28 miliar.”

“Saya berharap adanya perdamaian, agar bisnis dapat berjalan kembali.” Imbuh Agus Setiawan saat dicegat awak media. (tim)

Share :

Baca Juga

Hot News

Anggota DPRD Komisi II Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1442 Hijriah

Hot News

Inilah Masalah yang Menjadi Prioritas dalam Pemulihan Ekonomi Jawa Barat

Hot News

Kantor Hukum Bam’s & Partner Mengucapkan Dirgahayu TNI ke-76

Hot News

Siap-siap, Hasil Uji Vaksin Covid-19 Kemungkinan akan Diumumkan Maret 2021

Hot News

Pemerintah Secara Resmi Melarang Perayaan Tahun Baru 2021 di Jawa dan Bali

Hot News

Polri Buka Hotline Nomor Ini, Masyarakat Bisa Lapor Terkait Penyerangan ke Polisi

Hot News

Ditipu Ratusan Juta, Korban Investasi Bodong Lapor ke Polda Metro Jaya

Hot News

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Tinjau Lokasi Longsor di Desa Cihanjuang