Home / Kabar Bogor

Kamis, 10 Desember 2020 - 15:45 WIB

Atasi Kemiskinan Harus Terarah, Terukur, Terpadu, Terintegrasi, dan Tepat Sasaran

Acara Rakor Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah Tahun Anggaran 2020. /Instagram.com/@kabupaten.bogor.

Acara Rakor Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah Tahun Anggaran 2020. /Instagram.com/@kabupaten.bogor.

APAKABAR BOGOR – “Kedepan Tahun Anggaran 2021 seluruh perangkat daerah anggota TKPK (Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan) agar menggunakan satu sumber data yaitu Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk digunakan sebagai sasaran intervensi kegiatan penanggulangan kemiskinan, penentuan lokus dan sasaran harus terpadu dari berbagai program/kegiatan Perangkat Daerah, sehingga upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bogor diharapkan lebih terarah, terukur, terpadu, terintegrasi dan lebih tepat sasaran,”ucap Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan selaku pada acara Rakor Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah Tahun Anggaran 2020 di Gedung Tegar Beriman, Selasa, 8 Desember 2020.

Baca Juga :  Waspadalah, Bencana Banjir Bandang di Puncak Bogor Bisa Terulang Lagi

Pada kesempatan itu juga Iwan Setiawan menginstruksikan kepada seluruh anggota TKPK Kabupaten Bogor agar lebih aktif, konsisten, komitmen melaksanakan peran fungsinya sesuai tupoksi dalam penanggulangan kemiskinan.

Rakor ini sangat penting dalam rangka membahas berbagai pelaksanaan program pembangunan, secara khusus masalah penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bogor serta menyikapi hasil evaluasi terhadap pelaksanaan program dan kegiatan yang telah kita laksanakan pada tahun 2020.

Baca Juga :  Bupati Bogor Inginkan ASN Menjadi Garda Terdepan Mengendalikan Pandemi

“Tahun 2020 merupakan tahun yang cukup berat untuk Pemerintah Kabupaten Bogor, di awal tahun kita mengalami musibah longsor dan banjir di beberapa wilayah, kemudian terjadi Pandemi Covid – 19 yang sampai saat ini belum berakhir,” ujar.

Baca Juga :  Dinas Sosial Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2021

Permasalahan lain yang kita hadapi tidak hanya jumlah kemiskinan yang masih tinggi, namun juga angka stunting dan kematian ibu dan bayi di Kabupaten Bogor yang relatif tinggi.

Ditambah dampak Pandemi Covid – 19 juga mengakibatkan kenaikan pengangguran dari 9,06 % menjadi 14,29 % yang tentunya secara pararel meningkatkan persentase kemiskinan.

Disamping itu jumlah penduduk terus meningkat mencapai 6.008.233, tahun ini laju pertumbuhan penduduk 2,06%.

Share :

Baca Juga

Kabar Bogor

Kebutuhan Pokok Masyarakat Melonjak, Pemkab Bogor Ambil Langah Ini

Kabar Bogor

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kab. Bogor Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2021

Kabar Bogor

Pemdes dan Lemdes Banjarwaru Renovasi Rumah Reot, Penghuninya Selalu Was-Was

Kabar Bogor

Potret Buram Masyarakat Desa Sadeng, Penghasilan Pas-pasan Tidur Berdesak-desakan

Kabar Bogor

Jadi Garda Terdepan, Bupati Bogor Ingin Damkar Semakin Cepat dan Taktis

Kabar Bogor

Kapolda Jabar Optimis Vaksin Booster Capai 30 Persen Sebelum Lebaran

Kabar Bogor

Bupati Bogor Bangga, UMKM Megamendung Lolos Ke Motto GP Mandalika

Kabar Bogor

THE 1O1 Suguhkan Menu Ramadhan Premium dan Tetap Menerapkan Prokes.