APAKABARBOGOR.COM – Sejumlah anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) resmi dilantik oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS), Kamis 25 Januari 2024.
Selain dilantik, mereka juga diberikan bimbingan tehnik (bimtek), serta membacakan ikrar sekaligus menandatangani fakta integritas.
Sebanyak 182 anggota KPPS, 54 diantaranya perempuan di Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi dari 26 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dilantik di Gedung Universitas Djuanda (Unida).
Dihadiri PPK Ciawi, PPS Desa Ciawi, Kepala Desa Ciawi Nana Sumarna, Babinsa, Babinkamtibmas, serta perwakilan pengurus Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia (YPSPIAI) H Syafei.
Ketua PPS Desa Ciawi, Ujang Khamun, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa seluruh anggota KPPS harus siap jiwa raga serta komitmen dalam menjaga integritas.
“Jaga kualitas pemilu sesuai dengan pakta integritas yang telah diikrarkan dan ditandatangani oleh semua anggota KPPS,” ujarnya.
Selain itu, Ujang Khamun juga membacakan, sambutan tertulis Ketua KPU provinsi Jawa Barat Umi Wahyuni.
“KPPS harus jung jung tinggi serta jaga integritas yang telah diikrarkan,” ucapnya.
Fahruroza dari PPK Ciawi menyebutkan bahwa Pemilu tahun 2024 cukup berbeda dengan Pemilu 2019.
“Tahun ini lebih bermain aplikasi dalam pelaporannya. Anggota KPPS wajib mengunduh aplikasi Sirekap. Silakan juga pelajari Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, PKPU No. 14g/2023, PKPU 25/2023, dan Keputusan KPU 26/2024,” ujarnya.
Di tempat yang sama Kepala Desa (Kades) Ciawi, Nana Sumarna, menyatakan bahwa demi terselenggara nya pemilu, kondusifitas wilayah harus di utamakan segala hal, semua tidak mengharapkan bencana, namun segala persiapan harus matang.
“Persiapkan TPS-nya agar tidak mudah roboh diterjang angin. Saya akan keliling ke setiap TPS. Jaga Pemilu yang bermartabat. Jaga persatuan walau beda pilihan,” pungkasnya. (Wan)






