Home / Kabar Bogor

Kamis, 10 Desember 2020 - 11:23 WIB

Agen E – Warong Keluhkan Mahalnya Harga Beras Bantuan Pangan Non Tunai

Dinas Sosial Kabupaten Bogor agar memberikan edukasi kepada agen e-Warong dan menegur para TKSK yang melanggar aturan. /Dok. Apakabarbogor.com/Haidy Arsyad.

Dinas Sosial Kabupaten Bogor agar memberikan edukasi kepada agen e-Warong dan menegur para TKSK yang melanggar aturan. /Dok. Apakabarbogor.com/Haidy Arsyad.

APAKABAR BOGOR – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berupa beras yang diterima oleh keluarga penerima manfaat (KPM) diduga dikotori praktik permainan harga distributor (suplier).

Mahalnya harga beras yang dijual oleh supplier kepada Agen E-Warong dikeluhkan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Ciampea.

Ibu Nisa salah satu keluarga penerima manfaat yang mencairkan sembako di Agen E-Warong di Desa Benteng dirinya mengeluhkan harga beras yang sangat mahal.

Baca Juga :  Saluran Irigasi Dari Mulai Penyempitan, Sampai Dijadikan Tempat Buang Sampah

”Harga beras yang disediakan agen tidak sesuai dengan harga pasaran. Masa iya beras 11 Kg dijual Rp. 138.000,-. di pasar juga paling hanya 10 sampai 11 ribu. Itupun untuk jenis beras premium bukan medium ini kan yang saya terima beras medium,” keluhnya.

Baca Juga :  Pinggir Sungai Ciapus Longsor, Patahannya Sepanjang 15 Meter dengan Kedalaman 8 Meter

Salah satu Agen E – Warong penyalur program bantuan pangan non tunai di Kecamatan Ciampea mengakui adanya keluarga penerima manfaat sering mengeluhkan pembelian beras yang dijual di E – Warong miliknya karena terlalu mahal.

“Ya gimana lagi, saya kan hanya menyalurkan saja mas, semua kan paket sembako dari beras, telur, kacang dan buah didrop oleh PT yang diarahkan oleh Tenaga Sosial Kesejahteraan Kecamatan (TKSK),” ungkapnya kepada Apakabarbogor.com, Kamis, 10 Desember 2020.

Baca Juga :  Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, 800 Guru di Kecamatan Kemang Divaksin

Diakuinya, ia harus menyetorkan uang sebanyak Rp. 130.000,- untuk 1 Karung beras kecil berisi 11 Kg yang di supplai PT AAM Artha Prima.

Share :

Baca Juga

Kabar Bogor

Marak Pembangunan Tower Tak Berizin, Satpol PP Kabupaten Bogor Didorong Tegakkan Perda

Kabar Bogor

Calon Kepala Desa Ciaruteun Udik Membantah Tudingan Politik Uang

Kabar Bogor

Dugaan Kasus Korupsi Jerat Petinggi ACT, Begini Nasib Security Gudang Logistik di Gunungsindur

Kabar Bogor

Menjelang Tahun Baru Polsek Ciampea Sita Petasan Lebih dari 13.000

Kabar Bogor

Kades Kemang Geram Wilayahnya Diduga Jadi Ajang Peredaran Narkoba

Kabar Bogor

Satgas Covid-19 Desa Sukawangi Kejar Target Percepatan Vaksinasi Warga

Kabar Bogor

Perumda Tirta Kahuripan Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri

Kabar Bogor

Polres Bogor Tangkap Pelaku Pembunuhan, Kasus Mayat dalam Karung di Sukamakmur