Ada Apa Nih di Hulu Sungai, Kok Banjir Puncak Bareng Material Kayu dan Bambu

  • Whatsapp
Banjir Puncak datang bersama matrial kayu dan Bambu./Dok.Apakabarbogor.com

APAKABAR BOGOR – Banjir Puncak menyisakan duka yang mendalam bagi warga Kampung Rawa Dulang Rt 02/03 Desa Tugu Selatan, 14 rumah dilaporkan hancur dan terendam banjir bandang.

Genangan lumpur dan air setinggi kurang lebih setengah meter, sampai pukul 19.00 WIB, 19 Januari 2021 masih terus berlangsung.

Read More

Tim penyelamat dari Dinas pemadam kebakaran Kabupaten Bogor, Sektor Ciawi sampai kini masih berjibaku dengan derasnya banjir. Sebanyak 30 orang personel diturunkan untuk membersihkan rumah warga dari lumpur, dan berjaga-jaga khawatir ada banjir susulan.

“Sore ini masih turun hujan, meskipun gerimis tapi berpotensi akan banjir susulan,” ungkap Nendri, kepala Damkar sektor Ciawi.

Dia juga mengatakan, personil yang diturunkannya terus siap siaga, bersama dengan tim lainnya dari TNI, Kepolisian, BPBD, Ormas, dan masyarakat.

“Kami siap siaga bersama tim lainnya,” tegas dia.

Menanggapi dengan adanya banjir bandang tersebut, Ketua LSM Ikkpas Puncak Iman Sukarya Sarkowi, menduga, adanya penebangan kayu diwilayah hulu Ciliwung, karena banjir datang bersamaan dengan matrial kayu dan bambu.

” Kalau melihat dari banjir yang bercampur dengan kayu, sepertinya ada penebangan diwilayah hulu sungai,”ungkapnya.(ash)

Related posts