Samisade Bangun Turap Tebing Warga Semplak Barat Sumringah

- Pewarta

Senin, 9 Agustus 2021 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok.Apakabarbogor.com./Dok.Diyon

Dok.Apakabarbogor.com./Dok.Diyon

APAKABAR BOGOR – Sering dihantui rasa was was akan bencana longsor, akhirnya warga dua RW yaitu, RW 07  dan 04 Desa Semplak Barat, Kecamatan Kemang, kini sudah tidak khawatir lagi.

Pasalnya tebingan rawan longsor itu kini telah dibangun dengan menggunakan dana Satu miliar satu desa (Samisade) bantuan dari Pemkab Bogor.

Kepala Desa Semplak Barat, Abd Rahman  mengatakan tebingan itu memang mengancam keselamatan warga. Sehingga untuk mengantisipasi bencana longsor yang lebih besar, pemerintah desa mengalokasikan dana Samisade tahap pertama ini yang nominalnya mencapai Rp 400 juta ini untuk pembangunan turap tebing dengan menggunakan bronjong.

“Ada dua titik pembangunan TPT Tebing dengan bronjong, yaitu di RW 04 dan RW 07. Untuk di RW 04 volumenya sebesar 960 meter kubik dan ini yang kita kunjungi yang berada di RT01/07 400 meter kubik, dengan panjang 25 meter dan ketinggian tebing 15 meter. Sudah sekian tahun warga meminta untuk dibangun karena takut bencana, Alhamdulillah dengan bantuan Samisade ini bisa tercapai, dan ini benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Kades kepada apakabarbogor.com.

Masih kata Kades, kontur tanah tanah di Desa Semplak Barat yang banyak tebingan dan rawan longsor. Pemdes terus fokus untuk membangun TPT. Supaya warga tidak khawatir saat di musim penghujan. 

“Semoga pembangunan TPT tebingan dengan bronjong di dua RW itu bisa mengurangi was-was warga saat musim hujan. Dan warga bisa tenang tidak dihantui rasa ketakutan saat hujan. Sekali lagi saya berterima kasih kepada Bupati Bogor Ade Yasin dan semua pihak yang sudah membantu berjalanya pembangunan TPT tebingan ini,” pungkasnya.

Sementara salah satu warga sekitar Hendra (45), mengatakan ketika malam hari apalagi ketika turun hujan tidur pun terasa tidak nyenyak dan nyaman. Rasa khawatir selalu terbanyak dalam pikiran ketika terjadi longsor.

“Kalau malam apalagi ketika turun hujan gak bisa tidur nyenyak takut longsor saja, solanya sudah beberapa terjadi longsor kecil, tapi alhamdulillah dengan begini sudah di TPT tidak was was lagi,” tutupnya.(Diyon)

Berita Terkait

Jajaran Direksi dan Segenap Staf/Karyawan Pt Antam Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H
PT Antam UBPE Pongkor Bantu Korban Bencana Banjir di Kecamatan Cigudeg dan Jasinga
Dugaan Praktik Jual Beli Jabatan ASN Kabupaten Bogor Uji Komitmen Reformasi Birokrasi dan Integritas Aparatur
PT Antam Tbk UBPE Pongkor Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
PT Antam Tbk UBPE Pongkor Bagikan 1850 Paket Sembako
Kajari Bogor Tegaskan Komitmen Profesionalisme Jaksa Saat Audiensi dengan PPWI untuk Transparansi Penegakan Hukum
PT Antam UBPE Pongkor Gelar Buka Bersama dan Berikan Santunan Kepada Anak Yatim
Tim Puslabfor Bareskrim Olah TKP Kebakaran dan Insiden Asap di Area Underground Mining PT Antam UBPE Pongkor

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:50 WIB

Jajaran Direksi dan Segenap Staf/Karyawan Pt Antam Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H

Rabu, 22 April 2026 - 11:54 WIB

PT Antam UBPE Pongkor Bantu Korban Bencana Banjir di Kecamatan Cigudeg dan Jasinga

Senin, 6 April 2026 - 15:09 WIB

Dugaan Praktik Jual Beli Jabatan ASN Kabupaten Bogor Uji Komitmen Reformasi Birokrasi dan Integritas Aparatur

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:18 WIB

PT Antam Tbk UBPE Pongkor Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:27 WIB

PT Antam Tbk UBPE Pongkor Bagikan 1850 Paket Sembako

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB