Biaya Perawatan Jadi Beban, Desa Kuta Ajukan Peningkatan Status Jalan Jadi Milik Kabupaten

- Pewarta

Selasa, 7 Februari 2023 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruas  jalan alternatif milik Desa Kuta yang tembus ke Desa Citeko,  status kepemilikannya akan diajukan menjadi milik Kabupaten Bogor./Dok.Apakabarbogor./ dang.

Ruas jalan alternatif milik Desa Kuta yang tembus ke Desa Citeko, status kepemilikannya akan diajukan menjadi milik Kabupaten Bogor./Dok.Apakabarbogor./ dang.

APAKABARBOGOR.COM –Pemerintahan Desa Kuta Kecamatan Megamendung, setiap tahunnya menganggarkaan dana sebesar 50 juta rupiah untuk perawatan jalan alternatif, sepanjang dua kilo meter yang ada di wilayahnya.

Ruas jalan tersebut yakni jalan tembus ke Citeko, dan merupakan salah satu akses jalan menuju Taman Safari Indonesia (TSI).

Kepala Desa (Kades) Kuta Kusnadi mengatakan, kondisi fisik jalan yang dimaksud sudah masuk ke standar jalan milik Kabupaten Bogor, karena memiliki lebar 6 sampai 7 meter, dengan volume kendaraan yang cukup tinggi.

“Tiap tahun desa selalu mengalokasikan dana sebesar 50 juta rupiah untuk perawatan jalan alternatif yang tembus ke wilayah Desa Citeko dan ke TSI, Kecamatan Cisarua. Volume kendaran yang melintas ke jalur itu cukup tinggi. Terlebih di musim liburan. Untuk meringankan desa dan untuk mendukung ke fisik pembangunan lainnya, kita akan mengajukan status kepemilikan jalan dari yang sekarang milik desa menjadi milik Kabupaten Bogor,” ungkapnya. Selasa (7/2/23).

Ia juga menambahkan, jika status jalan itu menjadi milik kabupaten, pemerintahan desa bisa lebih meningkatkan sarana pembangunannya dengan mengalokasikan ke fisik lain yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Anggaran biaya perawatan yang setiap tahun dikeluarkan bersumber dari Anggaran Dana Desa. Jika status kepemilikan menjadi milik Kabupaten Bogor, desa akan mengalokasikan biaya perawatan itu untuk pembangunan yang sifatnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” beber Kusnadi.

Langkah yang akan dilakukan pihak desa, untuk mengubah status kepemilikan jalan tersebut, sambung dia, pihaknya akan berkomunikasi dan melayangkan surat permohonan ke Pemkab Bogor dan intansi terkait lainnya. ( dang/ash)***

Berita Terkait

Jajaran Direksi dan Segenap Staf/Karyawan Pt Antam Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H
PT Antam UBPE Pongkor Bantu Korban Bencana Banjir di Kecamatan Cigudeg dan Jasinga
Dugaan Praktik Jual Beli Jabatan ASN Kabupaten Bogor Uji Komitmen Reformasi Birokrasi dan Integritas Aparatur
PT Antam Tbk UBPE Pongkor Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
PT Antam Tbk UBPE Pongkor Bagikan 1850 Paket Sembako
Kajari Bogor Tegaskan Komitmen Profesionalisme Jaksa Saat Audiensi dengan PPWI untuk Transparansi Penegakan Hukum
PT Antam UBPE Pongkor Gelar Buka Bersama dan Berikan Santunan Kepada Anak Yatim
Tim Puslabfor Bareskrim Olah TKP Kebakaran dan Insiden Asap di Area Underground Mining PT Antam UBPE Pongkor

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:50 WIB

Jajaran Direksi dan Segenap Staf/Karyawan Pt Antam Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H

Rabu, 22 April 2026 - 11:54 WIB

PT Antam UBPE Pongkor Bantu Korban Bencana Banjir di Kecamatan Cigudeg dan Jasinga

Senin, 6 April 2026 - 15:09 WIB

Dugaan Praktik Jual Beli Jabatan ASN Kabupaten Bogor Uji Komitmen Reformasi Birokrasi dan Integritas Aparatur

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:18 WIB

PT Antam Tbk UBPE Pongkor Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:27 WIB

PT Antam Tbk UBPE Pongkor Bagikan 1850 Paket Sembako

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB