Derita Penggarap dan Monopoli Lahan Gunung Salak Oleh PT BSS

- Pewarta

Selasa, 24 Januari 2023 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan mesjid yang diklaim berdiri di lahan PT BSS./Dok.Apakabarbogor./istimewa.

Bangunan mesjid yang diklaim berdiri di lahan PT BSS./Dok.Apakabarbogor./istimewa.

APAKABARBOGOR.COM – Di usianya yang mulai menua, UN (45 tahun), berharap masih bisa memiliki penghasilan dan menghidupi keluarga dari bertani.

Selepas berhenti bekerja di sebuah perusahaan swasta, UN sejak 30 tahun lalu menjadi penggarap di lahan milik negara di kawasan Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.

Berpuluh tahun lamanya ia bersama warga lainnya memanfaatkan lahan di lereng Gunung Salak untuk bercocok tanam beragam jenis sayuran.

Ia pun cukup merasa tenang bisa mendapatkan penghasilan dan menghirup udara asri Gunung Salak setiap harinya.

Tapi sejak akhir tahun 2022, UN dan puluhan penggarap lainnya mulai merasa terusik.

Tiba-tiba, lahan seluas kurang lebih 2.000 meter persegi yang selama ini digarapnya diakui sepihak oleh PT Bahana Sukma Sejahtera (BSS).

“Saya kaget, tiba-tiba saya dan para penggarap lainnya didatangi segerombolan preman yang mengaku dari pihak PT BSS.”

:Mereka mengatakan bahwa tanah yang saya garap bersama yang lainnya ini adalah milik PT. BSS,” ungkapnya, Selasa 24 Januari 2023.

UN mengaku kecewa lantaran sebelumnya tidak pernah mendapat teguran dan didatangi secara tiba-tiba oleh banyak preman. Bukan pihak PT BSS langsung.

“Kami diusir secara kasar. Tidak ada surat pemberitahuan sebelumnya dan mereka juga tidak bisa menunjukkan bukti-bukti kepemilikan sah,” ungkapnya.

Atas perkara tersebut, UN beserta para penggarap lainnya mengadukan persoalan tersebut ke Ketua DPRD Kabupaten Bogor di Cibinong didampingi kuasa hukumnya Indra Surkana, SH., pada Selasa, 24 Januari 2023.

Menurut Indra, dirinya merasa terdorong untuk membela para penggarap karena banyak yang janggal dalam persoalan tersebut.

“Saya juga asli warga Cijeruk dan mantan Kepala Desa Cijeruk. Saya hapal betul selama saya jadi Kepala Desa tidak pernah muncul klaim dari PT BSS.”

“Saya sangat menyayangkan karena sebelumnya muncul statemen dari Camat Cijeruk bahwa lahan-lahan yang digarap penggarap adalah milik PT BSS.”

“Seharusnya Camat mengundang pihak-pihak terkait untuk bermusyawarah agar jelas,” paparnya.

Menurut Indra, pihaknya merasa perlu mengadukan persoalan tersebut ke DPRD guna menjaga hak-hak penggarap serta salam rangka menegakkan konstitusi khususnya di sektor agraria.

“Coba tengok Pasal 33 UUD kita, tidak boleh ada lahan telantar dan harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat secara adil.”

“PT BSS sendiri menguasai ratusan hektar tanpa jelas peruntukannya dan digarap untuk apa.”

“Sedangkan kawasan Gunung Salak harus dirawat bersama, di sana merupakan sumber mata air yang harus dijaga,” terang dia.

Indra menegaskan, setelah rampung melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Kabupaten Bogor pihaknya akan mengadukan hal serupa ke DPR.RI (cep/ash)***

 

Berita Terkait

RUU Penyiaran Kontroversial: Mengapa Pasal Jurnalisme Investigasi dan Sensor Konten Jadi Sorotan Dunia?
Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Absen di Sarasehan BPIP, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Gus Ipul Menepi dari Gelanggang Perebutan Kursi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
Daftar Lengkap Nama-nama Pengurus Baru DPP PAN, Termasuk 2 Putri Zulhas dan Deretan Artis Terkenal
Ulang Tahun, Megawati Beri Potongan Tumpeng ke Guntur, Boediono, Mahfud MD, dan Ganjar Pranowo
Pasangan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan Menang hingga di Atas 60 Persen di Pilkada Jawa Barat 2024
Keunggulan Rudy-Ade di Pilkada di Pilkada Disambut Dukungan Sekber Wartawan Bogor
Prabowo Subianto Minta Pemenang Piilkada dan yang Kalah Saling Kerja Sama untuk Layani Rakyat

Berita Terkait

Jumat, 13 Juni 2025 - 07:23 WIB

RUU Penyiaran Kontroversial: Mengapa Pasal Jurnalisme Investigasi dan Sensor Konten Jadi Sorotan Dunia?

Rabu, 21 Mei 2025 - 15:45 WIB

Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Absen di Sarasehan BPIP, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Jumat, 16 Mei 2025 - 08:01 WIB

Gus Ipul Menepi dari Gelanggang Perebutan Kursi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

Selasa, 22 April 2025 - 11:27 WIB

Daftar Lengkap Nama-nama Pengurus Baru DPP PAN, Termasuk 2 Putri Zulhas dan Deretan Artis Terkenal

Sabtu, 25 Januari 2025 - 10:04 WIB

Ulang Tahun, Megawati Beri Potongan Tumpeng ke Guntur, Boediono, Mahfud MD, dan Ganjar Pranowo

Berita Terbaru