Home / Hot News

Jumat, 5 Maret 2021 - 20:55 WIB

LSM Penjara Bakal Buat Laporan ke Kementrian Lingkungan Hidup, Ini Masalahnya

Bambang Feri, Ketua DPC  LSM Penjara Kabupaten Bogor./Dok.Apakabarbogor.com/ash.

Bambang Feri, Ketua DPC LSM Penjara Kabupaten Bogor./Dok.Apakabarbogor.com/ash.

APAKABAR BOGOR – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penjara DPC Kabupaten Bogor, melalui siaran persnya 5 Maret 2021, menegaskan akan membuat pelaporan secara tertulis kepada kementrian Lingkungan Hidup, atas dugaan pencemaran limbah PT Enesis yang memproduksi minuman dalam kemasan.

Menurut Ketua DPC LSM Penjara Kabupaten Bogor, Bambang Feri, upaya tersebut dilakukan atas dasar keluhan warga Kampung Ranji Rt 04/06, Desa Telukpinang Kecamatan Ciawi, yang mengeluhkan bau busuk yang kerap terjadi di Lingkungannya.

Baca Juga :  Pengrajin Tahu Tempe Mogok Produksi, Berimbas Pada Angka Pengangguran

“Dugaan sementara bau tersebut berasal dari buangan limbah Pabrik PT Enesis, yang memproduksi minuman dalam kemasan,”katanya, seperti yang dikutip Apakabarbogor.com dari siaran pers DPC LSM Penjara Kabupaten Bogor.

Dalam siaran pers itu juga dikatakan, dampak atas usaha pabrik yang diduga mencemarkan lingkungan di Kampung Ranji ,kecamatan Ciawi, tentunya tidak boleh dianggap remeh.

Untuk itu LSM Penjara akan menyikapi secara serius, dan diawali dengan membuat kajian-kajian, setelahnya lalu akan membuat laporan secara tertulis kepada kementrian Lingkungan Hidup, jika ditemukan kebenaran atas dugaan pembuangan limbah PT Enesis ke lingkungan warga.

Baca Juga :  Pohon Tumbang Di Ciawi Timpa Rumah Warga

“Kami akan segera membuat laporan aduan secara tertulis, tentunya dengan dasar kajian yang ada. Karena jelas dalam UU Lingkungan hidup dinyatakan, pelaku pencemaran baik perseorangan ataupun badan usaha, bakal dikenai Sanski hukum jika terbukti melakukan pencemaran lingkungan,” tegas Bambang.

Dia juga mengatakan, Sanksi dan ancaman hukumnya tidak main-main, bagi pelaku pencemaran lingkungan yang tertuang dalam UU tentang Lingkungan Hidup nomor 32 tahun 2009 pasal 41. Sanksinya adalah ancaman pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp500.000.000,- (lima ratus juta rupiah).

Baca Juga :  Kantor Hukum Bam's & Partners Mengucapkan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

“Padahal warga pernah mengajukan supaya pabrik PT Enesis punya jalur pembuangan sendiri, namun sampai hari ini meskipun pabrik sudah bediri tahunan, belum juga memilki jalur pembuangan khusus pabrik tersebut, “tutup Bambang.(ash)

Share :

Baca Juga

Hot News

Lurah Petamburan Jadi Titik Awal Tracing, Selanjutnya Keluarga Inti

Hot News

Pendukung HRS Diminta Tempuh Jalur Hukum, Kata Kapitra soal Aksi 1812

Hot News

Temui Komunitas Kopi Garut Kidul, Dedi Ruslan Jajal Kedahsyatan Kopi Garut

Hot News

Peresmian Posyandu Anggrek, Kades Kemang : Dekatkan Layankes Pada Masyarakat

Hot News

Pancasila 1 Juni 1945 adalah Bagian dari Proses Menuju Kelahiran Pancasila

Hot News

Jelang Ramadhan Harga Cabai Masih Setara Daging Sapi

Hot News

Presiden Tunjuk Airlangga Hartarto Jadi Ketua Harian Dewan Nasional Keuangan Inklusif

Hot News

Hari Kedua PPKM Darurat, Pengelola Wisata GSE Putar Balikan Ratusan Kendaraan