Termasuk 3 Desa Ini, Bencana Banjir dan Tanah Longsor Ancam Kecamatan Cisarua Puncak

- Pewarta

Selasa, 14 Februari 2023 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tebingan Jalan alternatif Cikopo yang sudah mulai ambrol. (Dok.Apakabarbogor./dang).

Tebingan Jalan alternatif Cikopo yang sudah mulai ambrol. (Dok.Apakabarbogor./dang).

APAKABARBOGOR.COM –Hujan yang terus mengguyur wilayah Puncak dan sekitarnya sejak satu pekan terakhir, menyebabkan kekhawatiran bagi masyarakat yang rumahnya berada di zona bencana.

Wilayah tersebut diantaranya adalah desa Tuguutara, Batulayang dan Kopo, Kecamatan Cisarua.

Rohendi Warga desa Tuguutara mengatakan, jika hujan terus mengguyur, dia dan keluarganya selalu waspada.

“Sesekali kami memeriksa kondisi tebingan yang ada di belakang rumah, Jika kondisi tidak menentu kami memutuskan untuk menginap dulu di rumah saudara yang sekiranya aman,” tuturnya. Selasa, (14/02/2003).

Untuk kewaspadaan, para Kepala desa sering mengingatkan kepada para Ketua RT dan warganya agar selalu waspada dan siaga, terlebih jika curah hujan sedang tinggi.

Seperti yang diungkapkan Kepala Desa Leuwimalang Kecamatan Cisarua Yayan Nuryana, ia tidak pernah merasa bosan untuk selalu mengingatkan kepada masyarakat melalui para ketua RT dan elemen masyarakat lainnya.

“Himbauan waspada terhadap terjadinya bencana alam, mulai dari tanah longsor hingga banjir selalu kita ingatkan,” jelas dia.

Terpisah, Kepala desa Kuta Kecamatan Megamendung Kusnadi mengungkapkan, wilayah desanya merupakan zona yang cukup berbahaya. dari Mulai dari gempa sampai tanah longsor sering terjadi.

Kusnadi juga mejelaskan, Pemukiman penduduk di Desa Kuta, hampir 80 persen beráda dekat dengan tebingan atau jurang.

“Hal ini menjadikan suatu kesiagaan bagi pemerintahan desa dan masyarakat untuk selalu waspada disaat cuaca buruk melanda wilayah Puncak, mudah mudahan di musim penghujan ini kita dalam keadaan baik baik saja,” harapnya.

Pantauan apakabarbogor.com dilapangan, dampak dari guyuran hujan dengan intensitas tinggi tersebut menyebabkan beberapa titik tebingan jalan alternatif Cikopo Selatan mulai ambrol, selain itu badan jalan juga dikotori oleh sampah plastik yang terbawa arus. (dadang/ash)***

Berita Terkait

Jelang IBL All Indonesian 2026, IBL dan Pemkab Bogor Gelar Dribel Massal di Car Free Day
Publikasi Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026
BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik
Habis Digeledah PMJ, Zimam Pastikan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Kembali Berjalan Normal
Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum
PT Antam UPBE Pongkor Mengucapkan HUT Republik Indonesia 81
Kolaborasi Dinsos Kabupaten Bogor dan LAZ Rabbani Percepat Distribusi Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan
KPK Siap Dukung Diklat Antikorupsi PPWI Kabupaten Bogor untuk Perkuat Peran Pewarta dalam Pengawasan Publik

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Jelang IBL All Indonesian 2026, IBL dan Pemkab Bogor Gelar Dribel Massal di Car Free Day

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Publikasi Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:20 WIB

BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik

Sabtu, 12 September 2026 - 06:43 WIB

Habis Digeledah PMJ, Zimam Pastikan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Kembali Berjalan Normal

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum

Berita Terbaru

Pers Rilis

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:18 WIB