Home / Kabar Bogor

Senin, 7 Desember 2020 - 18:29 WIB

Tagana, TKSK, dan PSKS Cigudeg Siap Siaga Hadapi Bencana

Taruna Siaga Bencana (Tagana), Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Mega Nur Meliawati mengatakan bahwa dirinya di tengah penghujan meningkatkan kesiapsiagaan. /Apakabarbogor.com/Haidy Arsyad.

Taruna Siaga Bencana (Tagana), Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Mega Nur Meliawati mengatakan bahwa dirinya di tengah penghujan meningkatkan kesiapsiagaan. /Apakabarbogor.com/Haidy Arsyad.

APAKABAR BOGOR – Hampir satu bulan wilayah Bogor dilanda hujan terus-menerus. Hal itu menjadi kecemasan bagi warga masyarakat sekitar, apa lagi rumahnya yang berada di titik rawan.

Seperti di kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, yang hampir mayoritas masyarakatnya berada di titik rawan longsor dan banjir, dikarenakan banyak pemukiman yang tinggal di pegunungan dan pinggir Kali Cidurian yang sering meluap di kala penghujan datang.

Menurut Mega Nur Meliawati, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor mengatakan bahwa dirinya di tengah penghujan meningkatkan kesiap siagaan dalam penanggulangan bencana selama 1X24 jam.

Baca Juga :  Mucikari Lewat Aplikasi Red Doorz Ditangkap Satreskrim Polres Bogor, Ini Modusnya

“Alhamdulillah kesiapsiagaan dari Tagana dan TKSK dan PSKS yang ada di Kecamatan Cigudeg. Kita selalu, kita tingkatkan, selama 1×24 jam, standby untuk anak-anak yang lain juga. Bahkan ketika ada laporan-laporan kita langsung terjun kelapangan. untuk di wilayah masing-masing insya Allah kita sigap dalam bencana, ” katanya. Senin, 7 Desember 2020

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Selatan Kabupaten Bogor Minta Kinerja Pegawai DPUPR Dievaluasi

Menurut Mega, kemungkinan besar hampir semua Desa untuk di Cigudeg berada titik rawan longsor dan Banjir. Namun, menurutnya sejauh ini untuk di Cigudeg belum ada laporan terkait bencana.

“Sukaraksa, Banyuasih, Mekarjaya, Sukamaju, Banyuresmi, Banyuwangi. Kemungkinan besar hampir semua ya untuk di Cigudeg. Sejauh ini belum ada laporan untuk di Cigudeg mengenai bencana, mudah mudahan jangan ya,” ucapnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat yang rumahnya berada di titik rawan bencana untuk berhati-hati menurutnya situasi saat ini intensitas hujan masih tinggi dan jika terjadi bencana di harapkan masyarakat melaporkan ke RT/RW Setempat.

Baca Juga :  Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Pasukan Rompi Hijau Gelar Razia Masker

“Berhati hati-hati saja, karena kita tidak tau debit air, kemungkinan besar. Di tengah malam situasi saat ini kaya gimana. untuk rumah deket aliran air sungai Cidurian, untuk mengungsi dulu ke rumah saudara yang agak jauh dari pinggiran kali. Jika terjadi bencana masyarakat di harapkan untuk melapor kepada RT/RW setempat,” jelasnya. (Andri/Haidy)

Share :

Baca Juga

Kabar Bogor

Pelaku Penyalahgunaan Dana Bantuan Sosial Di Rumpin Diringkus Polres Bogor

Kabar Bogor

Maulid Nabi SAW, Baraya Pamijahan Gelar Pengajian dan Santunan Anak Yatim

Kabar Bogor

Begini Cara Kepala Desa Kampung Sawah yang Bisa Membuat Bahagia Anak Yatim

Kabar Bogor

Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur, Rumah Guru Ngaji Dirusak Warga

Kabar Bogor

Komisi IV DPRD Kota Bogor Sidak Aplikasi Bansos Terpadu, Masyarakat Belum Banyak Tahu

Kabar Bogor

Tagih Makanan, Gerombolan Monyet Liar di Gunung Gede Pangrango Turun ke Jalan

Kabar Bogor

Plt Bupati Bogor Tinjau Lokasi Bencana Longsor, Pemkab Gercep Siapkan Anggaran Huntap

Kabar Bogor

Proses Pengusutan Kasus Bupati Ade Yasin, Tim KPK Panggil 9 Pejabat Pemkab Bogor