APAKABAR BOGOR – Warga Desa Cibitung Tengah, Kecamatan Tenjolaya meminta adanya Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah. Pasalnya, dari 5 RW belum memiliki TPS, sehingga warga pun menjadi kesulitan untuk membuang sampah.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“Warga sangat kesulitan membuang sampah karena tidak ada TPS di setiap RW, sehingga banyak sampah dari rumah-rumah warga yang dibuang ke sungai dan ditumpuk di kebun,” kata Ardiansyah Warga RT.09 RW.03. Rabu, 16 Juni 2021.

Menurut Ardiansyah, di wilayah Desa Cibitung Tengah ada 22 RT dari 5 RW tidak memiliki TPS. “Kami berharap, pemerintah membantu membuatkan TPS di setiap RW,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Camat Tenjolaya, Farid mengatakan, diusahakan saya ingin satu desa ada penanganan sampah terkonsentrasi dan terkoneksi. Jadi tahun depan mudah-mudahan di setujui anggarannya.

“Satu desa saya upayakan ada motor sampah. Satu motor sampah berfungsi untuk pengumpulan sampah dari warga dan saya siapkan lahan antara 100 – 200 meter,” bebernya.

Selain itu, Farid berjanji agar tahun depan akan coba menganggarkan pembelian mesin pencacah. Fungsinya untuk sampah yang sudah terkumpul akan dipilih, dan akan di daur ulang untuk di jadikan kompos.

“Dan sampah yang tidak bisa di jadikan kompos akan di jadikan paping Blok yang akan di kelola oleh BUMDes, skenario tersebut sudah di sampaikan dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan di respon baik,” pungkasnya. (Haidy)