Puluhan Nasabah Fikasa Group Melapor ke Polda Metro Jaya

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 8 Agustus 2020 - 06:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan nasabah laporkan Keluarga AS pemilik Fikasa Group ke Polda Meteo Jaya dugaan gagal bayar investasi bodong. /Dok. humas.polri.go.id

Puluhan nasabah laporkan Keluarga AS pemilik Fikasa Group ke Polda Meteo Jaya dugaan gagal bayar investasi bodong. /Dok. humas.polri.go.id

APAKABAR CIAMPEA – Puluhan nasabah laporkan Keluarga AS pemilik Fikasa Group ke Polda Meteo Jaya. Lantaran kasus dugaan gagal bayar investasi bodong dengan akumulasi senilai Rp. 100 miliar.

Keluarga AS dilaporkan dengan laporan Polisi No: LP/4672/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ tanggal 7 Agustus 2020 dengan tuduhan Tindak Pidana UU Perbankan, Penipuan Pasar Modal, Pencucian Uang dan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan.

Pelapor advokat (Bryan Roberto Mahulae) menjelaskan LQ, Indonesia Lawfirm dipercaya oleh masyarakat, khususnya para korban untuk menjadi kuasa hukum mengawal kasus ini. Ia mengatakan, laporan ke polisi sudah dilayangkan sebanyak tiga kali.

“Kami melaporkan dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh AS, BS, DS, ES, CS dan CW,” kata kuasa hukum puluhan nasabah yang merasa tertipu (Bryan Roberto Mahulae).

Ia menyebut Keluarga AS merupakan pengurus dari PT. Tiara Global Propertindo dan PT. Wahana Bersama Nusantara yang dikenal di kalangan masyarakat sebagai Fikasa Group.

Rata – rata nasabah mengalami kerugian sekitar Rp. 500 juta. Modusnya, para nasabah diiming – imingi untuk menanamkan investasi dengan bunga menggiurkan, lebih besar dari aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia, yakni 8 hingga 11 persen.

“Nilai kerugian pada laporan ini Rp17, 5 miliar. Tetapi ini merupakan akumulasi dengan nilai total Rp. 100 miliar, dengan jumlah korban sebanyak 40 orang lebih,” lanjut Bryan Roberto Mahulae.

Berita Terkait

RUU Penyiaran Kontroversial: Mengapa Pasal Jurnalisme Investigasi dan Sensor Konten Jadi Sorotan Dunia?
Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Absen di Sarasehan BPIP, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Gus Ipul Menepi dari Gelanggang Perebutan Kursi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
Daftar Lengkap Nama-nama Pengurus Baru DPP PAN, Termasuk 2 Putri Zulhas dan Deretan Artis Terkenal
Ulang Tahun, Megawati Beri Potongan Tumpeng ke Guntur, Boediono, Mahfud MD, dan Ganjar Pranowo
Pasangan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan Menang hingga di Atas 60 Persen di Pilkada Jawa Barat 2024
Keunggulan Rudy-Ade di Pilkada di Pilkada Disambut Dukungan Sekber Wartawan Bogor
Prabowo Subianto Minta Pemenang Piilkada dan yang Kalah Saling Kerja Sama untuk Layani Rakyat

Berita Terkait

Jumat, 13 Juni 2025 - 07:23 WIB

RUU Penyiaran Kontroversial: Mengapa Pasal Jurnalisme Investigasi dan Sensor Konten Jadi Sorotan Dunia?

Rabu, 21 Mei 2025 - 15:45 WIB

Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Absen di Sarasehan BPIP, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Jumat, 16 Mei 2025 - 08:01 WIB

Gus Ipul Menepi dari Gelanggang Perebutan Kursi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

Selasa, 22 April 2025 - 11:27 WIB

Daftar Lengkap Nama-nama Pengurus Baru DPP PAN, Termasuk 2 Putri Zulhas dan Deretan Artis Terkenal

Sabtu, 25 Januari 2025 - 10:04 WIB

Ulang Tahun, Megawati Beri Potongan Tumpeng ke Guntur, Boediono, Mahfud MD, dan Ganjar Pranowo

Berita Terbaru