Home / Kabar Bogor

Sabtu, 12 Juni 2021 - 08:32 WIB

Puluhan Bangli dan PKL di Sepanjang Jalan Salabenda Siap Dibongkar

Petugas Satpol PP Kecamatan Kemang mendata bangunan liar dan PKL di Sepanjang Jalan Salabenda./Dok.Apakabarbogor.com./Dok.Diyon

Petugas Satpol PP Kecamatan Kemang mendata bangunan liar dan PKL di Sepanjang Jalan Salabenda./Dok.Apakabarbogor.com./Dok.Diyon

APAKABAR BOGOR – Puluhan bangunan liar (Bangli) dan PKL di sepanjang Jalan Raya Salabenda – Kemang dan Jalan Raya Salabenda – Paskhas Lanud Atang Sandjaja, Kecamatan Kemang, yang berdiri di lahan negara siap dibongkar.

Kasi Trantib Kecamatan Kemang Yazidil Bustomi mengatakan, dari hasil pendataan Mako Satpol PP Kabupaten Bogor berjumlah 152 titik. Adapun teknis dan mekanisme selanjutnya akan dilaksanakan oleh Sat Pol PP Kabupaten yang bekerjasama dengan Kodim, Polres, Lanud ATS, DPKPP, DPUPR, Agraria dan Tata Ruang/BPN, DPSDA Provinsi Jabar, SKPD terkait, Forkopimcam Kemang, dan Desa terkait, karena hal ini berdasarkan wewenang Pemerintah Kabupaten.

Baca Juga :  Usai Buka Musda KNPI, PLT Bupati Bogor: Jaga Kondusifitas dan Hargai TNI

“Iya bangunan tersebut berdiri di lahan milik negara. Setelah melaksanakan sosialisasi dan himbauan kepada pemilik bangunan, Satpol Kabupaten Bogor memberikan surat pemberitahuan kepada pemilik pembangunan,” ujar Tomi sapaan akrabnya.

Masih kata Tomi, hasil rapat dengan Kasat Pol PP Kab Bogor bersama Kodim, Polres, Lanud ATS, DPKPP, DPUPR, Agraria dan Tata Ruang/BPN, DPSDA Provinsi Jabar, SKPD terkait, Forkopimcam Kemang, dan Desa terkait, salah satu hasilnya bahwa Pembongkaran akan dilaksanakan pada hari Kamis 17 Juni 2021 dengan melakukan tahapan-tahapan dan mekanisme yang berlaku. 

Baca Juga :  Ratusan Personil Gabungan dan Tiga Alat Berat Diterjunkan Bongkar Bangli di Salabenda

“Pihak Kecamatan bersama pihak Desa terkait sejak jauh-jauh hari sudah melakukan himbuan dan sosialiasi di lapangan terkait wacana pembongkaran dan para pemilik maupun pengontrak tersebut masing-masing telah membuat surat penyataan atas konsekuensi mereka,” tambah Tomi.

Baca Juga :  Gedung Rektorat IUQI Leuwiliang Diresmikan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi

Dalam surat pernyataan yang telah mereka tandatangani di atas meterai antara lain:

  1. Bahwa benar lahan yang dipergunakan adalah milik Pemerintah/Daerah Milik Jalan (DAMIJA) 2. Saya siap untuk dibongkar atau membongkar sendiri bilamana lahan tersebut akan dipergunakan oleh Pemerintah, 3. Saya tidak akan menuntut ganti rugi dalam bentuk apapun, 4.Saya akan menjaga kebersihan, keamanan, ketertiban, dan keindahan di sepanjang tempat usaha saya.

Share :

Baca Juga

Kabar Bogor

Akibat Saluran Air Tidak Berfungsi Dengan Baik, Ratusan Lapak Pedagang Kebanjiran

Kabar Bogor

Cari Pendonor Darah PMI Turun Gunung, Peyebabnya Bikin Khawatir dan Perlu Perhatian Khusus

Kabar Bogor

Gawat! Pembangunan Bendungan Cibongas Disoroti DPRD Kabupaten Bogor, Ternyata Ini Penyebabnya

Kabar Bogor

Kedua Kalinya Muspika Kecamatan Nanggung Disuntik Vaksin

Kabar Bogor

DPRD Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Hari Olahraga Nasional 2022

Kabar Bogor

Adang : Program Bantuan Samisade Untuk Membangun Infrastruktur Drainase

Kabar Bogor

Menjelang Deklarasi, Aliansi Masyarakat Bogor Selatan (AMBS) Perkokoh Struktur

Hot News

Ketua Umum IDN Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah